Text
ANALISIS KAPASITAS SEISMIK STRUKTUR RANGKA BETON BERTULANG DENGAN LUASAN BUKAAN DINDING SOFTWARE ABAQUS
Dinding adalah bagian bangunan yang di pasang secara vertikal sebagai pemisah
antar ruang dalam dan ruangan luar, menyokong jendela, pintu dan langit – langit,
membagi ruangan, serta melindungi terhadap cuaca. Dinding bata sangat umum
digunakan pada bangunan. Elemen dinding pada umumnya terdiri dari batu bata dan
mortar. Dalam proses perencanaannya dinding bata selama ini dianggap sebagai beban
mati yang terbagi rata (open frame) dalam perhitungan merencanakan dan mendesain
suatu bangunan. Dinding sendiri diperhitungkan bukan sebagai bagian dari struktur.
Dari hasil uji laboratorium yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dinding
pengisi bata merah dengan bukaan tengah 25% dapat mengurangi kekuatan lateral
struktur dan bukaan dinding 40% tidak lagi berkontribusi pada kekuatan struktur.
Penelitian ini juga dapat dilakukan dengan analisis numerik untuk mengevaluasi kinerja
seismik portal beton bertulang dinding pengisi bata dengan batuan software ABAQUS.
Pengujian permodelan ini dibagi menjadi beberapa macam, yaitu struktur beton bertulang
dengan bukaan 25% dan 40%.
Hasil analsis keseluruhan menunjukkan bahwa kekuatan struktur beton bertulang
dengan bukaan seluas 25% sebesar 88,18 kN, dan bukaan 40% dari luasan dinding sebesar
72,46 kN. Diantara kedua benda uji, kekuatan terjadi pada struktur rangka beton bertulang
dengan bukaan 25%, yaitu sebesar 88,18 kN. Perbandingan hasil uji laboratorium
terhadap struktur rangka beton bertulang yang memiliki bukaan dinding 25% didapatkan
hasil kekuatan lateral pada struktur sebesar 74,68 kN, sedangkan untuk hasil bukaan
dinding 40% kekuatan lateral pada struktur sebesar 61,45 kN. Dengan menggunakan
standar deviasi yaitu 20%, dapat dikatakan bahwa hasil dari menggunakan abaqus tidak
melebihi standar deviasi yang ditentukan
Kata Kunci : Abaqus, Struktur Rangka, Bukaan Dinding, Kekuatan Lateral
Tidak tersedia versi lain