Text
ANALISIS KAPASITAS SEISMIK GEDUNG EKSISTING BETON BERTULANG DENGAN DINDING BATA (STUDI KASUS: GEDUNG FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG)
Penelitian ini mengevaluasi kapasitas seismik gedung beton bertulang tiga lantai
dengan memperhitungkan kontribusi dinding bata yang dapat bertahan ketika gempa 30
September 2009 di Sumatera Barat yaitu gedung Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri
Padang. Evaluasi ini berpedoman pada standar Jepang yaitu Standard for Seismic
Evaluation of Existing Reinforced Concrete Buildings, 2001 dengan menggunakan
metode screening level 1 dan level 2. Kapasitas seismik gedung dinyatakan dalam nilai
indeks kekuatan lateral dan indeks daktilitas berdasarkan analisis kekuatan lateral dan
daktilitas elemen kolom pada lantai satu dimana terdapat gaya geser terbesar pada struktur
gedung. Analisis dilakukan dalam dua arah, Utara-Selatan dan Barat-Timur. Kapasitas
seismik dengan menggunakan metode Secreening level 1, Sebagai hasilnya, nilai indeks
dasar seismik gedung pada arah Utara-Selatan adalah 0,65 sedangkan pada arah Barat-
Timur nilai indek dasar seismik Gedung (E0) adalah 0,58. Selanjutnya dengan
menggunakan metode screening level 2, Sebagai hasilnya, nilai indeks dasar seismik
gedung pada arah Utara-Selatan adalah 0,39 dengan nilai indeks kekuatan lateral dan
daktilitas masing-masing adalah 0,06 dan 1,00, sedangkan pada arah Barat-Timur nilai
indek dasar seismik gedung adalah 0,60 dengan indeks kekuatan lateral dan daktilitas
masing-masing adalah 0,11 dan 0,71. Dengan memperhitungkan pengaruh dinding bata
pada arah Barat-Timur memiliki nilai indek dasar seismik gedung adalah 0,60 dengan
indeks kekuatan lateral dan daktilitas masing-masing adalah 0,11 dan 0,71. Nilai indeks
dasar seismik gedung pada arah Utara-Selatan adalah 0,32 dengan nilai indeks kekuatan
lateral dan daktilitas masing-masing adalah 0,80 dan 0,8. Dengan adanya dinding bata
pada struktur rangka gedung maka gedung Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri
Padang dianggap memilki kapasitas seismik yang cukup dalam menahan beban lateral
akibat gempa yang terjadi pada 30 September 2009 Padang.
Kata Kunci: Daktilitas, Gedung beton bertulang, Gempa 30 September 2009, Kapasitas Seismik, Kekuatan Lateral
Tidak tersedia versi lain