Text
ANALISA PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN KAKU MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2003 DENGAN BINA MARGA 2017
Infrastruktur merupakan bagian kelengkapan suatu daerah sebagai alat penunjang
kebutuhan hidup manusia baik pada sektor sosial maupun sektor ekonomi. Salah satu sarana
infrastruktur yang dapat mendukung laju perekonomian adalah dengan pembangunan jalan
raya. Perencanaan ini bertujuan untuk membandingkan tebal perkerasan kaku jalan raya
menggunakan metode BINA MARGA 2003 dan BINA MARGA 2017 pada Ruas Jalan Raya
Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan Padang, dengan panjang jalan 2 km. Berdasarkan
analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil pada Metode BINA MARGA 2003 didapat tebal
agregat kelas A 20 cm, tebal lapis pondasi bawah 12 cm, dan tebal plat beton 30 cm.
Sedangkan pada Metode BINA MARGA 2017 dengan jumlah CESA5 umur rencana 40
tahun sebesar 895,600,233.7 didapat tebal plat beton 30,5 cm, lapis pondasi beton kurus
(LMC) 10 cm dan lapis drainase 15 cm dengan asumsi kelompok sumbu kendaraan niaga
berada pada struktur R5 yaitu < 86 juta CESA.
Menurut hasil perencanaan yang didapat, tebal perkerasan dipengaruhi oleh nilai LHR,
distribusi arah, distribusi lajur, CBR tanah, beban gandar dan penentuan perkerasan.
Perencanaan ini menunjukkan bahwa tebal perkerasan jalan memiliki nilai yang berbeda pada
metode perencanaan yang berbeda.
Kata Kunci : Perkerasan Kaku, Tebal Perkerasan, BINA MARGA 2003, Bina Marga 2017.
Tidak tersedia versi lain