Text
ANALISIS KAPASITAS SEISMIK GEDUNG EKSISTING BETON BERTULANG DENGAN DINDING BATA (STUDI KASUS: GEDUNG FKIP UNIVERSITAS TADULAKO)
Gedung Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako merupakan salah satu
gedung beton bertulang yang bertahan saat terjadi gempa di kota Palu, Sulawesi Tengah pada
tanggal 28 September 2018. dengan demikian, gedung FKIP diasumsikan memiliki kinerja
seismik yang cukup untuk daerah rawan gempa. Penelitian ini mengevaluasi kapasitas seismik
Gedung FKIP Universitas Tadulako dengan mempehitungkan pengaruh dinding bata dengan
berdasarkan pada standart Jepang, Standard for Seismic Evaluation of Existing Reinforced
Concrete Building, 2001, dengan metode screening level dan level 2. Evaluasi dilakukan hanya
pada lantai satu saja dimana terjadi gaya geser terbesar pada struktur gedung dengan perhitungan
pada dua arah yaitu arah Selatan-Utara dan Timur- Barat. Kapasitas seismik dinyatakan dengan
nilai index seismik dasar (basic seismic index) gedung, E0 yang didapat dari hubungan kekuatan
lateral dan daktilitas struktur. Sebagai hasilnya, nilai E0 dengan metode screening level satu
adalah 0,37 pada arah Barat-Timur dan 0.3- pada arah Selatan-Utara. Sedangan nilai E0 dengan
screening level 2 adalah 0.32 untuk arah Barat-Timur dan 0.98 untuk Selatan-Utara. Nilai E0
pada arah Selatan-Utara menujukan gedung memiliki kapasitas yang tinggi sehingga gedung
mampu bertahan ketika gempa terjadi.
Kata Kunci: Daktilitas, Gedung beton bertulang, Gempa 28 September 2018, Kapasitas Seismik, Kekuatan Lateral
Tidak tersedia versi lain