Text
ANALISA PENGARUH NILAI PH AIR CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON K 250
Beton merupakan campuran antara semen portland, agregat halus, agregat kasar,
dan air dengan atau tanpa bahan tambahan yang membentuk masa padat. Di Indonesia,
pemerintah tidak hanya melakukan pembangunan Infrastuktur di kota, tetapi telah
merambah ke daerah – daerah pedalaman. namun dalam kenyataannya kadangkala
pekerjaan pembuatan beton di lapangan tidak memperhatikan pH air yang digunakan,
seperti pemakaian air rawa, air sungai dan air sumur yang dibuat disekitar lokasi
proyek. Adapaun tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh nilai variasi
PH air dengan campuran beton terhadap kuat tekan beton k 250. variasi pH air yang
digunakan yaitu pH 4,6, dan 10. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Beton di
Institut Teknologi Padang (ITP) Jurusan Teknik Sipil, benda uji yang digunakan adalah
kubus dengan diameter 15 cm dan 15 cm dengan jumlah sampel / spesimen 4 buah
untuk masing – masing variasi. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari
setelah dilakukan perawatan ( curing ). Hasil penelitian menunjukkan pengunaan variasi
pH air menghasilkan Penurunan terhadap kuat tekan. Kuat Tekan yang dihasilkan pada
Penggunaan Variasi PH air 4 yaitu 27,14 MPa, Penggunaan Variasi pH air 6
mempunyai kuat tekan beton yaitu sebesar 28,68 MPa, dan pada campuran beton yang
mempunyai air dengan variasi PH 10 diperoleh kuat tekan beton sebesar 11,97 Mpa.
Dari hasil penelitian ini didapati penurunan kuat tekan beton maka untuk pemakaian air
yang tidak berPH < 6 dan > 7 agar lebih memperhatikan dan mempertimbangkan resiko
penurunanya dengan nilai kuat tekan beton yang direncanakan.
Kata kunci : Kuat tekan beton, variasi PH air.
Tidak tersedia versi lain