Text
ANALISIS KARAKTERISTIK PEJALAN KAKI TERHADAP KEAMANAN DAN KENYAMANAN JALUR PEDESTRIAN JL. PATIMURA KOTA PADANG
Kota Padang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Barat di Negara Republik
Indonesia yang semakin hari semakin berkembang, dikarenakan pertumbuhan penduduk
di kota Padang semakin meningkat dengan mobilitas masyarakat yang juga semakin
meningkat dalam aktivitas sehari–hari. Pertumbuhan sektor politik, ekonomi, sosial
budaya maupun pertahanan keamanan yang dapat dirasakan.
Pedestrian adalah pergerakan atau perpindahan manusia dari tempat ke titik asal ke
tempat lain sebagai tujuan dengan berjalan kaki (Rubenstain, 1992). Jalur pedestrian
adalah ruas pejalan kaki, baik yang terintegrasi maupun terpisah dengan jalan, yang
diperuntukan untuk prasarana dan sarana pejalan kaki serta menghubungkan pusat-pusat
kegiatan atau fasilitas penggantian moda. Fasilitas umum yang dibutuhkan terutama bagi
pejalan kaki yaitu jalur pedestrian yang mana jalur pedestrian ini berfungsi sebagai wadah
atau ruang bagi pejalan kaki dalam melakukan aktivitasnya dan juga untuk memberikan
pelayanan kepada pejalan kaki melakukan aktivitas dan untuk memberikan pelayanan
terhadap pejalan kaki sehingga dapat meningkatkan kelancaran, keamanan, dan
kenyamanan bagi pejalan kaki.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pergerakan pejalan
kaki dijalan Patimura kota padang, dan untuk mengertahui persepsi pejalan kaki yang
menggunakan fasilitas jalur pedestrian dijalan Patimura kota padang berdasarkan aspek-
aspek keamanan dan kenyamanan gerak dalam penggunanya.
Menurut data dari hasil pengolahan karakteristik pergerakan pejalan kaki khususnya
dari simpang tiga dari arah banda olo sampai ke depan KFC ahmad yani di dapat rata-rata
arus (flow) pada segmen 1 sebesar 0.14, 0.14, dan 0.18 pejalan kaki/m/min, segmen II
sebesar 0.07, 0.06, dan 0.08 pejalan kaki/m/min, segmen III 0.02, 0.02, dan 0.02 pejalan
kaki/m/min. Kecepatan (speed) di segmen I sebesar 59.33, 58.42, dan 59.12 m/min,
segmen II sebesar 57.92, 57.79, dan 59.85 m/min, segmen III sebesar 59.78, 60.32, dan
59.62 m/min. Kepadatan (density) di segmen 1 sebesar 0.66, 0.65, dan 0.66 m2
/ped,
segmen II sebesar 0.32, 0.32, dan 0.33 m2
/ped, segmen III 0.33, 0.34, dan 0.33. Ruang
(space) segmen I sebesar 1.52, 1.54, dan 1.52 m2
/ped, segmen II sebesar 3.11, 3.12 dan
3.01 m2
/ped, segmen III sebesar 3.01, 2.99, dan 3.02 m2
/ped. Rasio pejalan kaki di
segmen I sebesar 0.0019, 0.0018, dan 0.0025, disegmen II sebesar 0.00090, 0.0079, dan
0.00112, segmen III sebesar 0.00021, 0.00022, dan 0.0025. Untuk tingkat pelayanan di
jalan patimura kota padang menurut HCM 1985 adalah A, karena pejalan kaki bisa
bergerak sesuai keinginannya tanpa ada gangguan dari pejalan kaki lain.
Dari hasil kuisioner yang telah disebarkan dijalan patimura kota padang tepatnya dari
kawasan simpang tiga dari arah banda olo sampai ke simpang tiga depan KFC jalan
ahmad yani, dari 100 responden diperoleh nilai persentase kenyamanan adalah sebesar
59,33 %. Jika dilihat dari tabel muslihin, (2013) angka persentase yang diperoleh
termasuk kedalam kategori cukup nyaman. Dengan alasan yang bermacam macam mulai
dari panas teriknya matahari disiang hari, karena kurangnnya tempat untuk berteduh,
kurangnya tempat sampah dan bangku, serta adanya pedagang kaki lima yang berdagang
di atas trotoar, dengan itu dibutuhkan penambahan pohon sebagai tempat berteduh, dan
juga bangku sebagai temapat duduk.
Kata kunci: jalur Pedestrian, Pejalan Kaki, Keamanan dan Kenyamanan.
Tidak tersedia versi lain