Text
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH SERBUK CANGKANG TELUR BEBEK PADA SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Kemajuan teknologi pada saat ini sangat lah maju. terdapat banyak contoh kemajuan
teknologi di dalam kehidupan manusia. Seiring berjalannya waktu, teknologi kian dikembangkan
secara tak terbatas. Salah satu bidang yang mengalami perkembangan adalah sektor infrastruktur.
Dalam bidang konstruksi, beton merupakan bahan bangunan campuran (komposit) yang terbuat
dari perpaduan pengikat semen dengan agregat. Salah satu limbah yang dihasilkan dari
perternakan yang menjadi masalah dalam masyarakat dan juga industri bidang pangan yang
berbahan baku telur adalah cangkang telur. serbuk cangkang telur mengandung kalsium sekitar
39% dalam bentuk (CaCo). Kalsium karbonat adalah garam kalsium yang terdapat pada kapur,
batu kapur, pualam dan merupakan komponen utama yang terdapat dalam cangkang telur. Pada
penelitian ini persen serbuk cangkang telur yang digunakan 1%, 2%, dan 3% dengan benda uji
berbentuk silinder berdimensi 15x30. Kuat tekan yang direncanakan K-225 dan pengujian
dilakukan pada umur 28 hari. Hasil dari penelitian menunjukan kuat tekan beton normal sebesar
23,40 Mpa, nilai kuat tekan beton 1% serbuk cangkang telur yaitu 22,74 Mpa, hasil kuat tekan
beton 2% serbuk cangkang telur yaitu 21,51 Mpa, dan nilai kuat tekan beton 3% serbuk cangkang
telur sebesar 19,08 Mpa. Setelah melakukan penelitian ini diketahui bahwa nilai kuat tekan
optimum diperoleh pada beton normal yaitu 23,40 Mpa. Dapat disimpulkan bahwa penambahan
serbuk cangkang telur sebesar 1%, 2%, dan 3% mampu mencapai kuat tekan K-225, akan tetapi
mengalami penurunan dari beton normal.
Kata kunci : Beton, Serbuk cangkang telur, Kuat tekan
Tidak tersedia versi lain