Text
PENDUGAAN EROSI DENGAN METODE USLE PADA DAS AIR DINGIN KOTO TANGAH KOTA PADANG
Daerah Aliran Sungai (DAS) satu kesatuan ekosistem yang unsur-unsur utamanya
terdiri atas sumber daya alam tanah, air dan vegetasi serta sumber daya manusia sebagai
pemanfaat sumber daya tersebut. Faktor yang mempengaruhi erosi yaitu curah hujan,
kepekaan tanah terhadap erosi, pengaruh lereng-lereng, vegetasi dan manusi. Tujuan dari
penelitian ini untuk menganalisa pendugaan terjadinya erosi dengan metode USLE pada
DAS Air Dingin Koto Tangah Kota Padang. Penelitian ini dilakukan di DAS Air Dingin
Koto Tangah Kota Padang, survei dilakukan bulan November dengan penelitian
dilapangan dilakukan pada tanggal 20 Januari – 10 Februari 2023.
Pada penelitian mengenai pendugaan erosi dengan metode USLE pada Das Air
Dingin Koto Tangah Kota Padang merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
studi khasus. Dalam melakukan penelitian ini menggunakan 2 jenis data yaitu data primer
dan data sekunder. Dalam menentukan data primer menggunakan alat water glass,
saringan dan hidrometer 151H, sedangkan data sekunder menggunakan data curah hujan
tahun 2011-2020. Pada pengelolaan data hidrologi menggunakan metode Log Pearson
III, dengan analisa frekuensi kala ulang 2,5,10,25,50 dan 100 tahun dengan persamaan
mononobe. Dalam analisa ini debit rencana diperoleh dengan menggunakan analisa erosi
kala ulang 2,5,10,25,50 dan 100 tahun dengan metode rasional.
Dari hasil penelitian menggunakan metode USLE didapatkan nilai faktor
erosivitas hujan (R) dari tahun 2011-2020 dengan menggunakan dua stasiun dan
didaptkan nilai R1 sebesar 111,012 mm, R5 sebesar 111,44 mm, R10 sebesar 111,806
mm, R25 sebesar 112,305 mm, R50 sebesar 112,680 mm, R100 sebesar 112,993 mm,
faktor erodibilitas tanah (K) sebesar 0,47, faktor kemiringan lereng (LS) sebesar 1,4,
faktor pengelolaan tanaman (C) sebesar 0,061, dan faktor pengolahan lahan (P) sebesar
0,544. Didapatkan erosi dari R1 sebanyak 2,41 ton, R5 sebanyak 2,42 ton, R10 sebanyak
2,43 ton, R25 sebanyak 2,44 ton, R50 sebanyak 2,45 ton, R100 sebanyak 2,46 ton dengan
total sebesar 14,61 ton dengan klasifikasi tingkat bahaya erosi kelas II (Ringan). Hasil
perhitungan volume sendimen dengan menggunakan metode USLE untuk persamaan Cu
adalah 12,44 dan persamaan Cc adalah 2,99. Perbedaan nilai erosi dan sendimen antara
kedua persamaan disebabkan oleh perbedaan perhitungan nilai erosivitas hujan.
Kata kunci : Erosi, USLE, Sungai, DAS Air Dingin
Tidak tersedia versi lain