Text
ANALISIS FAKTOR KONVERSI KUAT TEKAN BETON FC' 20 MPA DAN FC' 25 MPA MENGGUNAKAN SEMEN PCC PRODUKSI PT SEMEN PADANG.
Beton merupakan salah satu material utama pada suatu konstruksi bangunan.
Dalam pengontrolan mutu beton, diperlukan estimasi awal bahwa beton yang
digunakan akan mencapai mutu yang telah direncanakan dengan menggunakan suatu
angka faktor konversi kuat tekan terhadap umurnya. Faktor konversi kuat tekan beton
pada PBI 1971 hanya berlaku untuk benda uji berbentuk kubus, sedangkan pada SNI
03-2847-2002 benda uji diwajibkan berbentuk silinder. Pada penelitian ini, dilakukan
pengujian kuat tekan beton dengan benda uji berbentuk silinder pada umur 3, 7, 14,
21, dan 28 hari untuk mutu beton fc'20 MPa dan fc' 25 MPa. Hasil uji material
pembentuk beton telah memenuhi standar yang berlaku. Perkembangan nilai kuat
tekan beton untuk beton mutu fc’ 25 MPa lebih tinggi daripada mutu fc’ 20 MPa.
Perkembangan faktor konversi dengan benda uji silinder beton, yang menggunakan
semen PCC produksi PT Semen Padang, lebih tinggi daripada faktor konversi
berdasarkan pada PBI 1971. Hasil faktor konversi kuat tekan hanya dapat digunakan
apabila menggunakan bentuk benda uji, material, dan mutu beton yang sama.
kata kunci: Beton, Benda uji berbentuk silinder, Faktor konversi
Tidak tersedia versi lain