Text
IDENTIFIKASI KEPADATAN BANGUNAN DI KOTA PADANG MENGGUNAKAN INTERPRETASI HIBRID CITRA SENTINEL
Kota adalah kawasan padat permukiman pusat berbagai kegiatan aktifitas masyarakat
seperti pemerintahan, perkantoran, pendidikan, dan sosial-ekonomi serta memiliki batas
wilayah administrasi diatur dalam undang-undang yang memperlihatkan ciri kehidupan
masyarakat perkotaan. Perkembangan sebuah kota selalu dihapadi dengan masalah
kependudukan, karena semakin terkonsentrasi aktivitas penduduk yang banyak di pusat kota
mengakibatkan terjadinya pembangunan yang intensif untuk memenuhi lahan permukiman
akibat peningkatan fasilitas pelayanan masyarakat, sehinggan kota dipenuhi dengan padatnya
bangunan. Oleh karena itu dilakukanlah penelitian ini di Kota Padang untuk memetakan sebaran
kepadatan bangunan serta mengetahui tingkat akurasi kepadatan bangunan dengan interprestasi
hibrid. Penelitian ini memanfaatkan data penginderaan jauh yaitu citra Sentinel-2A dengan
metode interprestasi hybrid menggunakan indeks NDBI (Normalized Difference Built-up Index)
untuk identfikasi bangunan dan autokorelasi sapasial kepadatan bangunan untuk mengetahui
pola sebaran kepadatan bangunan serta penggujian akurasi Kappa untuk uji keakuratan
identifikasi bangunan. Hasil autokorelasi identifikasi kepadatan bangunan diperole h nilai
Moran’s I adalah sebesar -0.106659, nilai ini termasuk dalam autokorelasi negatif yang
menunjukkan bahwa lokasi-lokasi berdekatan memiliki karakteristik dan nilai yang berbeda
cendrung menyebar atau menggambarkan pola ketetanggan berkelompok yang tidak sistematis.
Sedangkan hasil perhitungan uji akurasi untuk nilai akurasi keseluruhan (Overall Accuracy)
yaitu sebesar 92% dan akurasi Kappa (Kappa Accuracy) sebesar 0,88 dikatan baik dan dapat
diterima.
Kata Kunci: Penginderaan Jauh, Sentinel-2A, Intrprestasi Hibrid, NDBI, Autokorelasi Spasial
Tidak tersedia versi lain