Text
ANALISIS PENGARUH KORONA TERHADAP AUDIBLE NOISE DAN RADIO INTERFERENCE PADA SUTET 275 KV KILIRAN JAO-PAYAKUMBUH
Penyaluran energi listrik dari pembangkit listrik ke beban membutuhkan saluran
transmisi dengan efisiensi tinggi dan aman bagi lingkungan sekitar. Penggunaan saluran
tegangan ekstra tinggi dapat meningkatkan efisiensi dan menurunkan jatuh tegangan
tetapi akan menghasilkan korona. Korona yang terjadi meningkatkan rugi daya
penyaluran dan menimbulkan gangguan terhadap lingkungan serta masyarakat di sekitar
jalur transmisi berupa Audibel Noise(AN) dan Radio Interference(RI). Penggunaaan
konduktor berkas merupakan salah satu cara untuk mengurangi resiko terjadinya
korona. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai Audibel Noise dan Radio
Interference pada SUTET 275 kV sirkuit ganda Kiliran Jao-Payakumbuh dengan
panjang saluran 125 km. Perhitungan nilai AN dilakukan dengan metode BPA
(Bonneville Power Administration) dan rumus TLCALC 2001, sedangkan perhitungan
nilai RI menggunakan metode CIGRE (Conseil International des Grands Reseaux
Electriques). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Audible Noise (AN) jika
menggunakan metode BPA adalah 20,54 dBA, sedangkan nilai Audible Noise (AN) jika
menggunakan metode TLCALC 2001 adalah 18,68 dBA. Maka Audible Noise pada
SUTET 275 kV dinyatakan tidak mengganggu lingkungan menurut kriteria Perry dan
dikategorikan tingkat tenang (20
Tidak tersedia versi lain