Text
PEMANFAATAN AIR LAUT PANTAI PADANG DAN AIR LAUT PANTAI BUNGUS SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DENGAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA TEMBAGA DAN TIMAH
Pada penelitian dan eksperimen ini untuk mengetahui seberapa besar tegangan dan arus
terhadap air laut pantai Padang dan Pantai Bungus Sumatera Barat sebagai larutan
elektrolit. Penelitian ini menggunakan plat tembaga dan plat timah sebagai elektroda
dengan menggunakan 6 buah sel yang dirangkai secara seri. Elektroda yang digunakan
adalah tembaga yang berfungsi sebagai positif, dan timah sebagai negatif, kemudian
menghubungkan elektroda secara seri dari rangkaian sel buatan yang telah di rangkai
dengan ukuran diameter elektroda yang digunakan yaitu ketebalan 0,5 mm dan luas 35
cm
2
dan 90 cm2
. volume air untuk setiap percobaan ini Mulai dari 50 ml, 100 ml, 150
ml, 200 ml, 250 ml, 300 ml, 350 ml, 400 ml, 450 ml, 500 ml pada setiap sel. Pada
percobaaan air laut pantai padang luas penampang elektroda 35 cm2
dengan salinitas
kadar garam 30%, menghasilkan tegangan tertinggi sebesar 1,560 volt dan arus 0,017
mA kemudian pada luas penampang elektroda 90 cm
2
dengan salinitas kadar garam
30% mendapatkan hasil tertinggi sebesar 1,686 volt dan arus 0,043. Dan dilakukan juga
pengujian yang sama terhadap air pantai bungus dengan luas penampang elektroda 35
cm
2
yang mengandung salinitas kadar garam 35% dihasilkan tegangan tertinggi 1,045
volt dan arus tidak terbaca di alat ukur dikarenakan arus yang sangat kecil. sedangkan
air laut pantai Bungus pada luas penampang elektroda 90 cm2 mendapatkan tegangan
sebesar 1,657 Volt dan arus 0,027 mA dengan kadar garam 35%.
Kata kunci : Elektroda, Tembaga, Timah, Tegangan, Arus, Air Laut, Larutan Elektrolit
Tidak tersedia versi lain