Text
SISTEM PENGGERAK PADA MESIN PENGURAI SABUT KELAPA
Peran penting dalam berkembangnya teknologi adalah dapat meningkatkan pendapatan
masyarakat karena dengan menerapkan teknologi tepat guna dengan baik
diimplementasikan dengan berbagai cara oleh masyarakat itu sendiri. Diterapkan dalam
teknologi mekanik yang berupa peralatan mesin yang sesuai dan mampu dioperasikan
dikalangan masyarakat tani sangat diperlukan untuk dikembangkan, sehingga kuantitas
dan kualitas produk yang dihasilkan memiliki tingkatan dapat memberikan sistem
polapertanian modern. Dalam melakukan proses penguraian limbah sabut kelapa masih
melakukan dengan cara manual, yaitu memukul sabut sehingga menghasilkan serat
sabut kelapa atau serbuk yang sedikit dan tidak maksimal. Sangat dibutuhkannya suatu
alat yang dapat mengurai sabut kelapa dengan baik dan efisien untuk membantu
meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengolah limbah sabut kelapa
menjadi serbuk halus cocopeat atau serat kasar cocofiber. Dari pembahasan dapat
diambil kesimpulan bahwa Mesin pengurai sabut kelapa menjadi cocopeat untuk media
tanam ini menggunakan mesin listrik 3 HP sebagai penggerak dengan daya 1430 rpm.
Dan sistem transmisi menggunakan pulley dan V-belt. Pada perhitungan poros
didapatkan hasil 715 rpm dan pada perhitungsn diameter pully didapatkan hasil 152,4
mm. Pada perhitungan kecepatan linier sabuk V-Belt didapatkan hasil 5,702 m/s. Pada
perhitungan mesin diddapatkan hasil 2,238 KW. Sistem penggerak dibedakan menjadi 3
yaitu penggerak belt, penggerak rantai dan penggerak roda gigi. Motor penggerak sabut
kelapa dibagi menjadi 3 yaitu motor motor bensin, motor listrik dan motor diesel.
Komponen dasar elemen mesin pengurai sabut kelapa adalah pully dan belt, elemen
pendukung (pillow), dan poros.
Kata kunci : Mesin Pengurai Sabut Kelapa
Tidak tersedia versi lain