Text
Evaluasi Rute Angkutan Umum di Kota Padang Studi Kasus (jalur Pasar Raya - Siteba)
Dalam beberapa tahun terakhir kota Padang mengalami perkembangan yang sangat pesat,
baik di sektor perdagangan, industri, dan pariwisata, hal ini menyebabkan banyaknya
permintaan moda transportasi salah satunya angkutan kota.
Pada angkutan kota trayek Pasar Raya-Siteba, pelayanan trayek-trayek nya masih belum
efektif dan kurang teratur, ditambah dengan jalur Pasar Raya-Siteba itu merupakan jalur
sibuk antara pendidikan, pasar, rumah sakit, dan juga tempat umum lainnya, kurang
efektifnya trayek ini terlihat dari kondisi trayek yang berhimpit, kurang teratur nya
angkutan kota dalam menaik turunkan penumpang yang mengakibatkan kemacetan di
beberapa titik seperti: persimpangan sekolah, Rumah sakit, dan tempat umum lainnya.
Metode pengambilan data yang dilakukan yaitu survei lapangan dengan mengambil data
penumpang yang naik, turun dan yang berada di dalam angkutan, dan juga mengambil data
kuesioner kepuasan penumpang tentang kenyamanan angkutan kota.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Trayek 201, 202, 203, 204, masih diminati oleh
masyarakat dan masih berfungsi dengan baik, terlihat pada trayek 201 yang masih memiliki
rata rata penumpang perharinya yaitu sebanyak 192 orang, pada trayek 202 juga masih
diminati oleh masyarakat dengan rata – rata penumpang/harinya sebanyak 198 orang,
Trayek ini sebaiknya digabungkan dengan trayek 204, karna trayek ini memiliki rute yang
sejalan, dan juga bisa memaksimalkan trayek tersebut. Pada trayek 203 merupakan trayek
dengan jumlah penumpang terbanyak yaitu 227 orang/hari, pada trayek 204 jumlah
penumpang rata – rata/hari sebanyak 62 orang. Sedangkan pada trayek 207 tidak ada
parameter penilaian yang bisa dilakukan karena trayek ini tidak lagi diminati oleh
masyarakat.
Kuesioner persepsi masyarakat terhadap trayek angkutan kota menggambarkan bahwa,
trayek – trayek yang ada saat ini masih memenuhi kebutuhan masyarakat, Selain itu trayek
angkutan kota Pasar Raya – Siteba masih efektif dilihat dari rata – rata kepuasan
masyarakat akan adanya trayek yang masih menghubungkan mereka dengan tujuan sehari –
hari. Aspek kenyamanan penumpang masih kurang baik karena jumlah persentase yang
menjawab sangat setuju dan setuju kurang dari 50%, didasari oleh angkutan kota yang
kurang terawat.
Kata Kunci: Angkutan Kota, Rute, Evaluasi Kinerja
Tidak tersedia versi lain