Text
ANALISIS KAWASAN POTENSI RAWAN LONGSOR
Berdasarkan pengamatan atau pemetan yang telah dilakukan pada Kabupaten
Solok, Wilayah dengan kemiringan lereng >15% tersebar dengan luas 306.322 ha atau
82% dari seluruh luas Kabupaten Solok. Bentuk wilayah adalah berombak,
bergelombang, dan berbukit tersebar dan mendominasi wilayah Kabupaten Solok yang
secara keseluruhan memiliki luas 373,800 ha. Dari faktor kemiringan lereng,Kabupaten
Solok memiliki resiko longsor cukup tinggi yang dibuktikan dengan seringnya kejadian
longsor di wilayah ini. Secara umum Kabupaten Solok juga berada dekat dengan
patahan lempeng Austronesia dan lempeng Asia serta dilewati barisan gunung berapi
aktif di sepanjang pantai selatan Indonesia. Kondisi ini menyebabkan Kabupaten
Solok rawan terhadap timbulnya gempa yang dapat memicu terjadinya tanah longsor.
Tujuan yang terdapat pada penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebaran
kawasan potensi longsor di Kabupaten Solok.
Untuk parameter yang digunakan dalam penelitian adalah data berbentuk peta
curah hujan, Peta jenis tanah dan bebetuan (peta geologi) peta kemiringan lereng dan
peta tutupan lahan untuk menentukan potensi rawan yang ada di Kabupaten Solok.
Analisis yang dilakukan adalah metode overlay terhadap semua parameter yang
dibutuhkan. Selanjutnya melakukan pemjumlahan pembobotan total seluruh parameter
untuk kawasan potensi longsor yang menghasilkan nilai rentan 1.–1,72 menjadi tingkat
kerawanan tidak berpotensi, nilai rentan 1,72–2,44 tingkat kerawanan rendah dan nilai
rentan 2,44 - 3,16, tingkat kerawanan sedang, nilai rentang 3,16- 3,88 tingkat
kerawanan tinggi dan nilai rentang 3,88 - 4,6 tingkat kerawanan sangat tinggi.
Kayword : Potensi Longsor, Skoring, ArcGis.
Tidak tersedia versi lain