Text
PENGARUH VARIASI UKURAN SERAT TKKS TERHADAP KUALITAS PENYALAAN DAN NILAI KALOR BRIKET DARI MESIN SISTEM PISTON HYDRAULIC PRESS
Biomassa merupakan salah satu sumber energi baru dan terbarukan yang potensinya
sangat melimpah di Indonesia, tetapi penggunaannya belum optimal. briket adalah suatu
padatan yang dihasilkan melalui proses pemadatan dan pemberian tekanan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Variasi Ukuran Serat TKKS Terhadap
Kualitas Penyalaan Dan Nilai Kalor Briket Dari Mesin Sistem Piston Hydraulic Press.
Bahan utama pembuatan briket ini adalah serat berbahan limbah biomassa meliputi serat
TKKS, serat kulit pisang dan tepung tapioka sebagai perekat dengan rasio 60% 20% 20%
vol. Serat dihaluskan menjadi ukuran mesh 8,16,50. Pada uji pembakaran nilai tertinggi
terdapat pada briket serat dengan ukuran mesh 50 dengan lama nyala api 21.13 menit,
yang terendah terdapat pada mesh 8 dengan nilai 8.36 menit. Temperatur pembakaran
tertinggi terdapat pada serat dengan ukuran mesh 50 dengan suhu mencapai 365,64 C,
dan yang terendah terdapat pada mesh 8 dengan nilai 324,56. Lama bakar briket sampai
menjadi abu tertinggi terdapat pada serat dengan ukuran mesh 50 selama 58.49 menit,
dan nilai terendah pada mesh 8 dengan nilai 20.8 menit. Pada pengujian nilai kalor
tertinggi terdapat pada serat dengan ukuran mesh 50 dengan nilai 4116,96 kal/gram, yang
terendah pada mesh 8 dengan nilai 4017,98 kal/gram.
Kata kunci : Biobriket, Ukuran Partikel, Nilai kalor,
Tidak tersedia versi lain