Text
STUDI ANALISIS PEMANFAATAN AIR GARAM SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN ELEKTRODA KARBON BATERAI BEKAS
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataannya saat ini bahwa ketersediaan sumber
energi utama pada bumi semakin berkurang sedangkan kebutuhan akan energi terus
meningkat sejalan dengan meningkatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk.
Sehingga penggunaan sumber energi baru yang terbarukan serta berwawasan
lingkungan sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tegangan yang
dihasilkan dengan menggunakan elektroda karbon baterai bekas dan tembaga, pengaruh
elektroda karbon baterai bekas dan kawat tembaga tunggal terhadap tegangan yang
dihasilkan dan pengaruh kadar garam terhadap kapasitas tegangan yang dihasilkan. Dari
hasil penelitian diperoleh yaitu elektroda karbon baterai bekas dan tembaga dapat
menghasilkan tegangan dengan menggunakan larutan air garam dan air laut. Tegangan
tertinggi pada larutan air garam yaitu sebesar 1965mV dan tegangan terendah sebesar
405mV. Pada larutan air laut tegangan tertinggi yaitu sebesar 2071mV dan tegangan
terendah yaitu sebesar 1890mV. Pengaruh elektroda terhadap tegangan yang dihasilkan
yaitu tercelup dan tidaknya seluruh permukaan elektroda sehingga mempengaruhi pada
tegangan yang dihasilkan. Dan pengaruh kadar garam terhadap tegangan yang
dihasilkan yaitu sebesar 10%, 5%, 3%, 2% dan 37%. Dengan tegangan berurut-turut
yaitu sebesar 740mV, 1777mV, 1965mV, 1920mV dan 2071mV. Dengan ini dapat
disimpulkan bahwa pemanfaatan elektroda karbon baterai bekas dan kawat tembaga
tunggal sebagai pengganti elektroda dalam menghasilkan tegangan dengan
menggunakan larutan elektrolit air garam dan air laut dapat digunakan sebagai sumber
energi alternatif
Kata kunci: Air Garam, Energi Alternatif, Elektroda Karbon bekas, Elektroda
Tembaga, Elektrokimia
Tidak tersedia versi lain