Text
EVALUASI DAMPAK PENERAPAN FAULT DETECTION, ISOLATION AND RESTORATION (FDIR) PADA FEEDER ANDALAS DAN FEEDER ANDURING TERHADAP ENERGY NOT SUPPLIED (ENS) DI PT. PLN (PERSERO) UP2D SUMATERA BARAT
Padam sistem distribusi karena kebutuhan pemeliharaan maupun akibat gangguan
penyulang 20 kV menimbulkan energi listrik yang tidak tersalur disebut Energy Not
Supplied (ENS) dimana besaran ENS dipengaruhi oleh frekuensi dan durasi padam.
Menurut Laporan Evaluasi Operasi Sistem Distribusi Tenaga Listrik PLN Unit Pelaksana
Pengatur Distribusi (UP2D) SUMBAR periode Maret tahun 2022, faktor dominan ENS
PLN Unit Induk Wilayah (UIW) SUMBAR meliputi kegiatan pemeliharaan distribusi
sebesar 181.394 kWh atau 46,5% disusul gangguan penyulang 20 kV sebesar 73.422 kWh
atau 18,8%.
Upaya penekanan ENS melalui rekayasa engineering sistem proteksi Jaringan Tegangan
Menengah (JTM) dan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) dengan
skema Fault Detection, Isolation and Restoration (FDIR) oleh PLN UP2D SUMBAR
berguna memangkas durasi waktu pemulihan serta meminimalisir area padam saat terjadi
gangguan penyulang 20 kV. Perbedaan dampak ENS sebelum dan setelah implementasi
FDIR di Feeder Andalas dan Feeder Anduring pada tahun 2021 belum diketahui. Dengan
kalkulasi ENS menurut parameter beban dan durasi waktu padam maka nominal rupiah
kerugian akan terukur sehingga signifikansi dampak ekonomi dapat dibandingkan.
Komparasi indeks frekuensi dan lama pemadaman FDIR terhadap standar tingkat jaminan
sesuai SPLN 68-2 : 1986 digunakan sebagai pengukuran dampak keandalan.
Melalui penerapan FDIR, dampak ENS Feeder Andalas turun hingga 88,089 kWh senilai
Rp. 127.262,49 atau 73,42 % dari rata – rata sebelum penerapan, untuk Feeder Anduring
turun hingga 40,863 kWh senilai Rp. 59.034,67 atau 52,31 % dari rata – rata sebelum
iii
penerapan. Untuk komparasi indeks lama pemadaman FDIR terhadap standar tingkat
jaminan tipe jaringan SUTM dengan PBO sesuai SPLN 68-2 : 1986, indeks Feeder
Andalas sebesar 0,0167 jam/bulan memenuhi standar dengan deviasi 5,7833 jam/bulan
atau 99,7 % lalu indeks Feeder Anduring sebesar 0,0183 jam/bulan juga memenuhi
standar dengan deviasi 5,7817 jam/bulan atau 99,7 %. Implementasi FDIR tidak
berdampak terhadap indeks frekuensi pemadaman karena penekanan potensi gangguan
penyulang 20 kV dipengaruhi oleh upaya pemeliharaan jaringan distribusi.
Kata kunci : FDIR, durasi pemulihan, ENS, dampak ekonomi, dampak keandalan.
Tidak tersedia versi lain