Text
Analisa Kemampuan dan Efektivitas Penggunaan Automatic Meter Reading pada KWh Meter Pelanggan Telkomsel-LBB121-A
Seiring dengan kenaikan tarif meter listrik, muncul berbagai kecurangan dalam penggunaan
energi listrik seperti pemakaian listrik secara ilegal yang mengambil sumber listrik tidak pada
alat pengukur dan pembatas listrik oleh pengguna dan juga kesalahan dalam proses pencatatan
meter secara manual yang bisa menyebabkan kerugian. Dengan menggunakan Automatic
Meter Reading (AMR), ketelitian dalam pencatatan pengukuran energi listrik dapat lebih
akurat serta alat ini juga mampu mendekteksi adanya ketidaknormalan atau kelainan dalam
pengukuran perhitungan pemakain energi listrik pada meter elektronik pelanggan. Sehingga
dalam penelitian ini penulis memfokuskan pengambilan data kasus kelainan pengukuran
pemakaian tenaga listrik milik pelanggan atas nama TELKOMSEL-LBB121-A dimana
pemakaian energi listrik pelanggan mengalami penurunan drastis dan saat diperiksa ternyata
tegangan pada display kWh meter 3 fasa, pada ketiga fasanya tegangan bernilai 0V sehingga
mengakibatkan hasil baca pemakaian listrik menjadi 0. Pada kasus ini, pelanggan memiliki
total tagihan susulan sebanyak 8.495,72 kWh dengan nilai rupiah yaitu Rp. 12.465.600,04,-
Kata kunci: KWh Meter, Automatic Meter Reading (AMR), Tagihan susulan, Tarif meter
listrik
Tidak tersedia versi lain