Text
ANALISIS RUGI DAYA AKIBAT KORONA DENGAN METODE PETERSON DAN PEEK PADA SUTET 275 kV GI PAYAKUMBUH–KILIRANJAO
Penelitian tentang Analisis Rugi-rugi Daya Akibat Korona Dengan Metode Peterson
dan Peek Pada SUTET 275 kV GI payakumbuh ke Kiliranjao dengan panjang saluran
126,4 km bertujuan menghitung rugi-rugi daya dan efisiensi dengan menggunakan
persamaan Peek dan Peterson dalam kondisi suhu rata-rata 29,175 , suhu maksimum
29,93 dan suhu minimum 28,3 . Peristiwa korona berdasarkan ANSI merupakan
pelepasan sebagian ditandai dengan timbulnya cahaya violet karena ionisasi udara
disekitar permukaan konduktor melebihi nilai kuat medan listrik disruptifnya. Korona
yang timbul pada saluran transmisi dapat menyebabkan berbagai masalah yaitu rugi-
rugi daya dan penurunan nilai efisiensi. Penelitian berjenis komparatif membandingkan
metode Peek dengan metode Peterson berdasarkan hasil perhitungan. Rugi-rugi daya
yang diperoleh dari Persamaan Peek pada suhu rata-rata (863,4384 kW), suhu
maksimum (919,919 kW) dan suhu minimum (827,414 kW). Sedangkan persamaan
Peterson pada suhu rata-rata (94,8 kW), suhu maksimum (94,822 kW) dan suhu udara
minimum (94,8 kW). Hasil yang diperoleh dengan persamaan Peek lebih besar dari
hasil yang diperoleh dari persamaan Peterson. Untuk efisiensi persamaan Peek pada
suhu rata-rata (99 %), suhu maksimum (99 %) dan suhu minimum (99 %). Efisiensi
pada persamaaan Peterson dalam keadaan kondisi suhu rata-rata (99 %), suhu
maksimum (99 %) dan suhu minimum (99%). Efisiensi yang diperoleh dari kedua
persamaan sama.
Kata kunci : Korona, Rugi daya, Efisiensi, SUTET 275 kV
Tidak tersedia versi lain