Text
PENGARUH ABU LIMBAH KULIT PINANG DALAM MENINGKATKAN KUAT GESER TANAH
Tanah lempung merupakan jenis tanah yang sama sekali tidak menguntungkan bagi bidang
perencanaan teknik sipil yang mana kuat gesernya rendah jika dalam kondisi jenuh. Kuat
geser tanah ialah suatu gaya perlawanan yang dilakukan oleh butir tanah terhadap desakan
ataupun tarikan. Kuat geser tanah lempung yang rendah mengakibatkan terbatasnya beban
yang bekerja diatasnya baik beban sementara ataupun beban tetap.
Untuk memperbaiki kuat geser tanah lempung ini, peneliti mencoba menggunakan abu
limbah kulit pinang sebagai penstabilisasi tanah, yang mana untuk mengetahui apakah bahan
tersebut dapat memperbaiki kuat geser tanah yang bermasalah. Sampel tanah ini diambil di
Kampung Baru, Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota
Padang dengan persentase campuran 0%, 5%, 10% dan 15% terhadap berat kering tanah.
Dari pemeriksaan sifat fisis tanah nilai berat jenis (Gs) 2.56%, batas cair (LL) 72.47%, batas
plastis (PL) 35.54%, batas susut (SL) 21.22%, indeks plastisitas (PI) 36.93%, dan lolos
saringan no 200 sebesar 90.37%. Penambahan abu limbah kulit pinang kedalam tanah dapat
memperbaiki sifat-sifat fisis, hal ini dapat dilihat dengan menurunnya nilai batas cair (LL)
sebesar 18.25%, nilai indeks plastisitas (PI) sebesar 21.22%, lolos saringan no.200 sebesar
15.99% dan meningkatnya nilai batas plastis (PL) sebesar 2.96%, nilai batas susut (SL)
sebesar 5.16% dari nilai- nilai yang sama pada sifat fisis tanah asli. Hasil uji sifat mekanis
tanah menunjukan nilai sudut geser dalam (Ø) tanah pada awalnya terjadi peningkatan ,
seiring dengan bertambahnya persentase abu kulit pinang selanjutnya didalam tanah, nilai ini
cenderung menurun sebaliknya nilai kohesi selalu menunjukan menurunan.
Kata kunci : Tanah lempung, Abu limbah kulit pinang, Kuat geser.
Tidak tersedia versi lain