Text
ANALISA GAYA GESER (SATU SISI) PADA HUBUNGAN BATA MUTU RENDAH DENGAN MORTAR
Material bata merah sudah umum digunakan untuk material penyusun dinding sebuah proyek
konstruksi. Kekuatan bata merah sering dipertimbangkan sebelum membangun suatu bangunan
mengingat rawannya bencana alam seperti gempa. Gempa dapat mengakibatkan beberapa bentuk
kerusakan terhadap dinding bata seperti kerusakan lentur dan kerusakan geser. Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui hubungan bata terhadap mortar pada pengujian gaya geser pada satu
sisi dengan perbandingan semen dan pasir berikut: 1:1 ,1:2, 1:3, dan 1:4. Sampel pengujian berupa
dua buah bata yang dihubungkan dengan mortar dengan pasangan setengah bata. Gaya (P) dan
perpindahan (∆) dilakukan dalam pengujian ini, lalu dianalisis untuk mengetahui, tegangan pada
mortar, dan gaya geser bata. Bata yang digunakan yaitu bata mutu rendah dengan kuat tekan
sebesar 4 MPa dan kuat tekan mortar 1:1, 1:2, 1:3, dan 1:4 masing-masing sebesar 17,19 MPa,
14,90 MPa, 12,18 MPa, dan 11,06 MPa. Dari hasil data yang telah dianalisa disimpulkan bahwa
semakin tinggi mutu mortar maka lekatan bata semakin kuat dan bata mengalami patah begitupun
sebaliknya jika mutu mortar semakin rendah maka lekatan bata akan cenderung terlepas dari
mortar.
Kata Kunci: Gempa, Bata, Mortar, Gaya-geser
Tidak tersedia versi lain