Text
Analisa Gaya Geser Dua sisi Pada Hubungan Bata Merah Mutu Rendah Dengan Mortar
Indonesia merupakan daerah rawan gempa, akibat dari gempa tersebut sering
menimbulkan kerusakan pada bangunan yang terutama dinding, Kerusakan yang terjadi
berupa kerusakan lentur dan kerusakan geser, material pembuatan dinding yang lazim
digunakan di indonesia adalah bata merah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
hubungan bata terhadap mortar dengan pengujian uji geser dua sisi, dimana sampel uji
dibedakan atas empat variasi yaitu mortar dengan perbandingan semen dan air 1 : 1, 1 : 2, 1 ;
3 dan 1 : 4, sampel pengujian berupa 3 buah bata yang dihubungkan oleh mortar dengan
pasangan setengah bata, pengujian ini dilakukan meggunakan alat mesin tekan untuk
mengetahui data berupa (P) dan perpindahan (∆) setelah itu dianalisa untuk mengetahui gaya
geser, tegangan normal pada bata, tegangan geser pada bata, dan tegangan geser pada mortar.
Bata yang digunakan merupakan bata mutu rendah dengan nilai kuat tekan karakteristik
sebesar 4 MPa dan mortar yang digunakan memiliki nilai kuat tekan karakteristik sebesr
17,19 MPa , 14,90 MPa, 12,18 MPa, dan 11,06 Mpa. Dari hasil yang telah dianalisa dapat
disimpulkan bahwa semakin tinggi mutu mortar maka lekatan bata dengan mortar akan
semakin kuat dan bata megalami patah begitupun sebaliknya jika mutu mortar semakin
rendah maka lekatan bata akan cenderung terlepas dari mortar.
Tidak tersedia versi lain