Text
EVALUASI KONDISI JALAN DAN JEMBATAN DENGAN METODE BINA MARGA (ROAD MANAGEMENT SYSTEM DAN BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM)
Jalan merupakan prasarana yang menunjang pembangunan ekonomi dan
memegang peranan yang sangat penting dalam kemajuan dan pembangunan suatu
wilayah. Indonesia merupakan negara berkembang dan sangat membutuhkan cara-cara
kualitatif dan kuantitatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan
berbagai kegiatan ekonomi, termasuk mobilitas dan aksesibilitas terhadap barang, barang
dan jasa. Jembatan merupakan bagian infrastruktur yang menghubungkan sistem jaringan
jalan dan harus berfungsi dengan baik karena jembatan yang putus akan sangat
mempengaruhi sistem jaringan jalan. Jembatan selalu merupakan struktur yang
ditempatkan di atas sungai, jaringan kereta api, atau jalan raya. Untuk menjaga agar
kondisi jalan dan jembatan tetap pada performa yang layak maka perlu diadakan evaluasi
kondisi pada jalan dan jembatan tersebut apakah dalam kondisi yang baik atau perlu
adanya program peningkatan pemeliharaan rutin maupun pemeliharaan berkala.
Bentuk pemeliharaan tergantung dari hasil penilaian kondisi kerusakan pada jalan
dan jembatan yang telah ditetapkan secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada jalan dan juga jembatan serta memberikan
rekomendasi perbaikan terhadap kerusakannya. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Bina Marga yaitu Road Management System dan Bridge Management System
sebagai sistem penilaian dan parameter dalam menentukan kondisi pada jalan dan juga
jembatan. Setelah dilakukan analisis pada jalan maka diperoleh 5 segmen jalan sepanjang
4,250 km dikategorikan sedang dan 40 segmen lainnya dikategorikan dalam kondisi baik.
Untuk nilai SDI paling tinggi berada pada angka 82,5 dan untuk nilai SDI terendah berada
pada angka 5 – 22,5.
Pada level 1 untuk jumlah skor akhir pada jembatan Siti Nurbaya dan Bandar
Purus sama -sama bernilai 25,2 dengan nilai kondisi akhir keseluruhan jembatan adalah
2 dengan jenis penanganan berupa pemeliharaan berkala. Pada jalan terdapat 2 jenis
penanganan yaitu pemeliharaan rutin seperti perbaikan kerusakan kecil, penambalan
lubang, perawatan trotoar, dan perbaikan kerusakan tepi, sedangkan untuk pemeliharaan
berkala pada STA 00+400, 01+200, 01+300, 01+500, dan 02+200 berupa perbaikan,
levelling, resealing maupun overlay ( pelapisan ulang) pada jalan beraspal. Sedangkan
pada jembatan dari jumlah skor yang diperoleh 25,2 dengan nilai kondisi jembatan 2
dalam keadaan rusak ringan dan jenis penanganan berupa pemeliharaan berkala. Untuk
penanganan yang dapat diberikan berupa pembersihan pada pipa cucuran, mengecat
kembali cat pada sandaran yang telah mengelupas, menambal lubang-lubang pada trotoar
dan jalan, dan melakukan injeksi pada abutment dan talud beton yang mengalami retak.
Kata Kunci : Kondisi jalan dan jembatan, Jenis Kerusakan, Bina Marga (Road
Management System dan Bridge Management System)
Tidak tersedia versi lain