Text
STUDI EKPERIMENTAL RESPON INTENSITAS HUJAN DAN DURASI HUJAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KERUNTUHAN LERENG
Daerah di sekitar Kabupaten Pasaman,tepatnya daerah Jorong Limo Badak sering
terjadi longsor penyebab terjadinya bencana longsor,tanahnya labil jadi sering longsor
karena pengaruh kemiringan tebing yang sangat curam.Memang keadaan tanahnya
sangat labil jadi saat dibangun jalan dan ada perlebaran sehingga mudah longsor. faktor
pemicu utama dari keruntuhan lereng dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis faktor
pemicu yaitu peristiwa curah hujan, beban gempa, dan aktifitas manusia. Faktor aliran
curah hujan bisa dalam bentuk aliran permukaan, infiltrasi,aliran debris, akan menjadi
pemicu mengubah tekanan air pori tanah, perobahan kadar air tanah atau tekanan tanah
di lereng dan secara langsung mengurangi kekuatan geser tanah. Tujuan dari penelitian
ini Mencari nilai regresi respon intensitas dan durasi curah hujan terhadap aliran dan
tekanan air pori tanah pengaruhnya terhadap faktor keruntuhan lereng untuk tanah
lempung pada kondisi tanah terganggu secara simulasi dengan percobaan
labortorium.Data-data yang digunakan berupa kadar air tanah,berat jenis
tanah,kepadatan tanah,dan sand cone,dari hasil perhitungan di dapatkan nilai rata-rata
keruntuhan lereng berdasarkan besaran intensitas dan besaran sudut lereng 60
0
mulai
runtuh 0,8 dan runtuh 0,8 sudut lereng 40
0
mulai runtuh 0,55 dan runtuh 0.58 sudut
lereng 30
0
mulai runtuh 0,41 dan runtuh 0,44.Dengan demikian dapat disimpulkam
bahwa keruntuhan lereng yang bisa dilakukan pembangunan dan pelebaran jalan yaitu
pada sudut lereng 30
0
.
Kata kunci: kestabilan,lereng,keruntuhan,faktor keamanan,kuat geser
Tidak tersedia versi lain