Text
Pengaruh Abu Cangkang Kelapa Sawit sebagai Filler dalam campuran AC-WC dengan Pengujian Marshall
ABSTRAK
Peningkatan volume lalu lintas yang mengakibatkan kemampuan layanan
perkerasan jalan mengalami penurunan. Untuk mengantisipasi penurunan kinerja jalan,
dibutuhkan komposisi campuran panas aspal agregat yang lebih baik, aman dan nyaman
yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Penggunaan abu cangkang sawit bisa
meningkatkan kekakuan dari campuran aspal, peningkatan kekakuan akan
meningkatkan kualitas perkerasan terhadap rutting dengan perubahan temperatur.
Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat bagaimana pengaruh abu cangkang kelapa
sawit sebagai filler dalam campuran AC-WC dengan pengujian marshall. Penelitian
menggunakan variasi kadar aspal 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, dan 6%. Masing-masing
campuran dibuat sebanyak tiga sampel setiap variasinya dengan menggunakan metode
AASHTO dan spesifikasi Bina Marga tahun 2018.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan filler abu cangkang kelapa
sawit tidak didapatkan kadar aspal optimumnya, karena nilai flow melebihi dari
spesifikasi Bina Marga tahun 2018 dengan ketentuan nilai 2-4 mm. Hal ini menunjukan
sifat dari Abu Cangkang Kelapa Sawit tidak padat dan akan membuat campuran
tersebut lebih kaku, mudah keropos dan menurunkan nilai penuaan dari aspal. Jadi
penggunaan Abu Cangkang Kelapa Sawit sebagai Filler tidak dapat digunakan dalam
campuran AC-WC.
Kata Kunci : Jalan Raya, Campuran AC-WC, Abu Cangkang Kelapa Sawit,
Karakteristik Marshall
Tidak tersedia versi lain