Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Green concrete dengan memanfaatkan batu apung sebagai bahan pengganti Parsial semen
Penanda Bagikan

Text

Green concrete dengan memanfaatkan batu apung sebagai bahan pengganti Parsial semen

Nurul Hidayah - Nama Orang;

Indonesia merupakan salah satu Negara yang dominan dalam menggunakan beton sebagai bahan material pada struktur bangunan. Sehingga terjadi peningkatan dalam produksi semen itu sendiri, produksi semen berlebihan dapat memberikan efek yang buruk bagi lingkungan. Upaya yang dilakukan guna untuk meminimalkan penggunaan semen dalam dunia konstruksi dan memaksimalkan menggunakan material dari alam secara langsung maka pemakaian semen jenis lain perlu di coba. Batu apung (pumice) bisa digunakan untuk campuran membuat beton, karena pada batu apung terkandung oksida silica yang cukup tinggi dan menjadi pilihan sebagai bahan pengganti perekat semen pada beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan batu apung sebagai bahan pengganti parsial semen terhadap kuat tekan beton. Penelitian ini menggunakan bahan standar SNI 7656-2012. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder baja dengan ukuran diameter 150 mm x 300 mm. Berdasarkan hasil uji kuat tekan yang dilakukan di labor dinas PU pada umur 28 hari untuk beton normal diperoleh kuat tekan rata-rata yaitu sebesar 24,33 Mpa, beton dengan batu apung 5% diperoleh kuat tekan rata-rata yaitu sebesar 23,30 Mpa, sedangkan beton dengan batu apung 10% diperoleh kuat tekan rata-rata yaitu sebesar 19,56 Mpa dan untuk beton dengan batu apung 15% diperoleh kuat tekan rata-rata yaitu sebesar 16,85 Mpa. Hasil penelitian beton dengan menggunakan batu apung sebagai bahan pengganti parsial semen menunjukkan bahwa kuat tekan yang paling optimum terdapat pada beton dengan dengan batu apung 5% pengganti parsial semen dengan hasil 23,30 Mpa pada umur 28 hari.

Kata Kunci : Batu Apung, Kuat Tekan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP (karya ilmiah 1) 2221-070
2221-070
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhir Teknik Sipil Sarjana
No. Panggil
2221-070
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2018210134
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2022
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nurul Hidayah
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak Nurul Hidayah
  • TA Nurul Hidayah
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?