Text
Perbandingan Kuat Tekan Beton Normal Menggunakan Pasir dan Kerikil dari Quarry Semurup, Kayu Aro, dan Siulak Deras Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi
Pembangunan dibidang struktur saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, yang berlangsung diberbagai bidang, misalnya gedung-gedung, jembatan, tower, dan sebagainya. Beton merupakan material penting dalam bidang struktur teknik sipil. Beton merupakan campuran semen portland, air, agregat halus, agregat kasar, dengan perbandingan tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan. Maka pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kuat tekan beton normal menggunakan pasir dan kerikil dari Quarry Semurup, Kayu Aro, dan Siulak Deras di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Pembuatan benda uji yang akan digunakan berbentuk Silinder baja dengan ukiran diameter 150 mm x 300 mm. Berdasarkan hasil uji kuat tekan yang dilakukan di Labor Institut Teknologi Padang pada umur 28 hari diperoleh Nilai kuat tekan dari sampel benda uji menggunakan agregat halus dan kasar dari quarry Semurup yaitu 20,65 MPa, Semurup-Kayu Aro yaitu 16,98 MPa, Semurup-Siulak Deras yaitu 20,94 MPa, Kayu Aro yaitu 18,27 MPa, Kayu Aro-Semurup yaitu 22,88 MPa, Kayu Aro-Siulak Deras yaitu 27,64 MPa, Siulak Deras yaitu 21,65 MPa, Siulak Deras-Semurup yaitu 23,08 MPa, Siulak Deras-Kayu Aro yaitu 28,68 MPa. Dari nilai kuat tekan yang di dapatkan maka dapat disimpulkan bahwa campuran agregat halus dan kasar dari quarry SemurupKayu Aro dan quarry Kayu Aro masih bisa di gunakan tetapi tidak di rekomendasikan untuk di gunakan sebagai bahan campuran beton struktural (Fc’=18,68 MPa), karena hasil uji kuat tekan menunjukan bahwa nilai kuat tekan tidak mencapai Fc’ yang di rencanakan. Sedangkan campuran agregat halus dan kasar dari quarry Semuarup, Semurup-Siulak Deras, Kayu Aro-Semurup, Kayu Aro- Siulak Deras, Siulak Deras, Siulak Deras-Semurup, Siulak Deras-Kayu Aro mencapai kuat tekan yang di rencanakan.
Kata Kunci : Aggregat halus dan kasar, kuat tekan beton normal, Quarry
Tidak tersedia versi lain