Text
ANALISIS KAPASITAS SEISMIK GEDUNG YANG RUNTUH AKIBAT GEMPA PALU 2018 DENGAN PUSHOVER ANALYSIS
Indonesia adalah negara kepulauan yang diapit oleh 4 lempeng besar dunia sehingga membuat banyak daerah menjadi rawan bencana gempa bumi, termasuk daerah Sulawesi adalah salah satu daerah yang ditetapkan sebagai daerah rawan gempa. Gempa bumi di Sulawesi yang terjadi pada 28 September 2018 menimbulkan banyak korban jiwa dan telah merusak banyak bangunan. Maksud dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kinerja struktur pada gedung Dekanat Fakulkas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako. Analisis pushover dapat memberikan hasil yang baik apabila input data dan tahapan pengerjaanya dilakukan dengan baik. Prinsip kerja pushover adalah dengan menginput data beban mmati, dan beban hidup Prinsip kerja pushover adalah dengan menginput data beban mati, beban hidup dan beban gempa serta parameternya, yang
ditingkatkan sampai mencapai batas kemampuan struktur bngunan tersebut. Hasil yang dapat ditinjau dari analisis pushover ini adalah besarnya gaya geser dasar dan perpindahan atap (roof displacement), serta mekanisme keruntuhan dari struktur tersebut. Hasil yang diperoleh ditinjau terhadap peraturan yang ada seperti SNI 17262019 dan code ATC-40 guna mengetahui kriteria kinerja dan kemampuan struktur serta pola keruntuhan yang terjadi. Dari hasil analisis berdasarkan kurva kapasitas yang telah dapat terlihat kurva kapasitas arah y memiliki bentuk yang lebih tegak dari pada kurva kapasitas arah x, hal ini menunjukan bahwa arah y lebih kaku dari pada arah x. Dengan performaint point pada arah X dan arah Y berdasarkan performaint point sesuai ATC40 struktur termasuk dalam level kategori damage control. Dalam hal ini artinya bangunan masih sangat mampu menahan gempa yang terjadi, risiko korban jiwa manusia sangat kecil.
Kata Kunci: Gempa bumi, analisis pushover, titik kinerja, tingkat kinerja, sendi plastis
Tidak tersedia versi lain