Text
ANALISA PERHITUNGAN LAJU EROSI PADA DAS BATANG BANGKO MENGGUNAKAN METODE MUSLE
Daerah di sekitar Kabupaten Solok Selatan sering terjadi erosi ringan yang diakibatkan oleh kemiringan lereng dan intensitas curah hujan serta tutupan guna lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat bahaya erosi melalui prediksi erosi dengan metode MUSLE. Data-data yang digunakan adalah berupa data curah hujan Stasiun Muara Labuh dan Stasiun Padang Aro, peta topografi, data tata guna lahan, dan data erodibilitas tanah,
Hasil perhitungan didapatkan nilai rata-rata Kemiringan sebesar 9,50, dapat dilihat bahwa nilai debit puncak terendah terjadi pada tahun 2015 yaitu sebesar 3,30 m3 /dt, sedangkan yang terbesar terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 89,34 m3 /dt, volume limpasan terbesar pada DAS Batang
Bangko terjadi pada tahun 2015 yaitu sebesar 7,96 m3, sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 5,11 m3 , dan laju erosi rata-rata yaitu sebesar 15,427 ton/ha/tahun. Dimana laju erosi terbesar terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 25,197 ton/ha/tahun dengan klasifikasi bahaya erosi kelas 2, Dengan demikian dapat di simpulkan berdasarkan bahasa erosi pada daerah irigasi Batang Bangko berada pada kelas 2 (Ringan) Berdasarkan klasifikasi bahaya erosi dapat disimpulkan bahwa lereng pada daerah tersebut masih berada dalam kategori aman.
Kata Kunci :Debit Puncak, Metode MUSLE, Laju Erosi
Tidak tersedia versi lain