Text
ANALISA KERUSAKAN JALAN PROVINSI PADA RUAS JALAN BATU SANGKAR - OMBILIN (STA 7+250 - STA 13+250)
Pada studi ini membahas mengenai analisa kerusakan jalan provinsi pada ruas jalan Batusangkar – Ombilin STA 7+250- STA 13+250 terdapat permukaan jalan yang rusak akibat dilalui oleh kendaraan yang lalu lalang melintasi kawasan ini baik kendaraan ringan maupun kendaraan berat menyebabkan potensi kecelakaan cukup besar. Tujuannya adalah untuk mengetahui jenis kerusakan dan melakukan analisa serta bagaimana penanganannya. Metode Analisa yang digunakan adalah Metode Bina Marga. Metode Bina Marga adalah metode penelitian kondisi perkerasan jalan dengan cara survey secara visual terhadap kondisi perkerasan jalan. Dengan pengolahan data yang dilakukan dengan penilaian SDI dan data yang didapatkan berupa data primer yaitu luas kerusakan jalan dan data sekunder yaitu penilaian menggunakan form isian survey. Berdasarkan hasil Analisa dengan penilaian SDI, data yang didapat pada ruas jalan ini termasuk kategori rusak ringan. Dimana jalan mengalami retak memanjang, retak buaya, ravelling, lobang, cacat tepi, dan sungkur yang disebabkan oleh pengaruh beban lalu lintas serta drainase jalan yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan persentase kerusakan Retak 39.48%, Ravelling 15.43%, Lobang 1.6%, Kerusakan Tepi 0.5% dan tidak ada bekas roda.Untuk itu pada ruas jalan ini bisa ditangani dengan patching ataupun overlay dan pembuatan saluran samping dan dilakukan pelapisan ulang untuk sepanjang ruas.
Kata kunci: Analisa, Kerusakan Jalan, Metode Bina Marga
Tidak tersedia versi lain