Text
DESAIN ULANG STRUKTUR GEDUNG RUSUNAWA KAMPUS II ITP BERDASARKAN SNI 1726:2019 DAN SNI 2847:2019
Kota Padang merupakan salah satu wilayah dengan kategori resiko gempa tinggi. Oleh karena itu, perencanaan struktur gedung di daerah ini harus mempertimbangkan dengan baik pengaruh beban gempa. Penelitian ini membahas tentang pengaruh gaya gempa
berdasarkan peraturan gempa terbaru SNI 1726:2019 terhadap gedung yang didesain dengan peraturan gempa SNI 1726:2012, dengan studi kasus sebuah gedung rusunawa tiga tingkat di Kota Padang. Pengaruh yang ditinjau adalah terutama terkait perbandingan gaya geser dasar dan simpangan antar lantai pada struktur gedung dengan pembebanan gempa berdasarkan kedua peraturan tersebut, kemudian dilakukan desain ulang elemen struktur berdasarkan SNI 2847:2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai gaya geser dinamik dan simpangan antar lantai pada struktur gedung yang ditinjau dengan analisis pembebanan gempa dinamik respon spektrum berdasarkan SNI 1726:2019n dibandingkan terhadap analisis berdasarkan SNI 1726:2012. Peningkatan gaya geser dinamik yang terjadi sekitar 20% dan peningkatan simpangan antar lantai mencapai lebih
dari 54%. Dari perhitungan desain balok didapat beberapa perbedaan jumlah tulanganm dimana terjadi pengurangan tulangan utama balok setelah dilakukan desain ulang struktur tersebut, namun untuk tulangan geser didapat hasil jarak tulangan lebih rapat. Untuk perhitungan kolom, hubungan balok-kolom dan dinding geser didapat hasil desain yang sama dengan gambar rencana.
Kata kunci: gaya geser dasar gempa, peraturan gempa, respon spektrum, simpangan.
Tidak tersedia versi lain