Text
Analisa Mode Sistem Pembangkit Hybrid Berkelanjutan PLTMH-PLN dengan Solar Cell Menggunakan Helioscope dan Homer (Studi Kasus : Pabrik Teh PTPN VI Kayo Aro)
Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa total penghematan biaya tagihan listrik PLN yang cukup tinggi pada saat musim kemarau dengan menggunakan panel surya pada atap gedung. Penelitian ini dilakukan di Pabrik Teh PTPN VI Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Pengoperasian pembaruan sumber energi tersebut tidaklah sama sederhananya apabila menggunakan sumber daya Microhydro, sehingga dibutuhkan sebuah program aplikasi Hybrid Optimization Model of Electric Renewable (HOMER). program aplikasi ini digunakan untuk menghitung, Initial Cost, Cost Of Energy (COE) dan Break Event Point (BEP) terendah dengan life time 25 tahun. Dengan bantuan Helioscope dapat diketahui komponen yang diperlukan yaitu 679 panel
surya 330 wp, 27 baterai Surette Rolls 4-Ks25p, 1 inverter hybrid SGI400-480. Berdasarkan analisa Hybrid Optimization Model of Electric Renewable (HOMER) di dapatkan nilai, Initial Cost sebesar Rp.3.576.320.000, Cost Of Energy (COE) sebesar Rp.796/Kwh dan Break Event Point (BEP) selama 26 tahun 6 bulan. Hasil simulasi dari optimasi desain sistem Hybrid microhydro, PLN dengan photovoltaic array berkelanjutan ini menunjukkan bahwa kontribusi energi listrik yang diproduksi PLN sebesar 119.808 kWh/Tahun (45.3%) dan solar cell sebesar PV: 144.811 kWh/Tahun (54.7%).
Kata Kunci : Hybrid, HOMER, Helioscope, Cost Of Energy, BEP, Initial Cost, PLTMH, PLN, Solar Cell
Tidak tersedia versi lain