Text
Kajian Kebutuhan Energi dan Prestasi Alat Greenhouse Rotary Dryer pada Temperatur 65 Celcius
ABSTRAK
Indonesia merupakan salah satu negara yang memproduksi ikan terbesar di dunia baik ikan tangkap maupun ikan tambak. Ikan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dikarenakan manfaatnya untuk kecerdasan dan kesehatan tubuh yang mengandung
protein yang tinggi dan rendahnya kandungan lemak dibandingkan hewan lain. Pada umumnya pengeringan ikan masih menggunakan metoda tradisional yaitu ikan dijemur secara langsung di bawah sinaran matahari. Metoda pengeringan ini mempunyai beberapa kelemahan yaitu kadar air tidak merata, mudah bercampur dengan debu sehingga kualitas ikan yang telah dikeringan rendah, bergantung pada cuaca dan waktu pengeringan lama. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu diciptakan sebuah alat pengering yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat, melakukan analisis energi, dan prestasi terhadap alat pengering ikan tipe rumah kaca jenis rotary. Energi yang dibutuhkan untuk mengeringkan ikan dari kadar air awal bahan 64,29 % basis basah (berat awal ikan 40 kg), hingga kadar air akhir 27,73 % basis basah (berat akhir ikan 11,84 kg) selama 15 jam pada temperatur udara pengeringan 65oC, laju aliran massa udara 0,403 kg/s, dan putaran roda rotary 17 rpm sebanyak 342,83 kW dengan rincian sebagai berikut: energi dari pembakaran bahan bakar 300,17 kW; energi dari matahari 43,68 kW dan energi listrik 43,80 kW. Parameter prestasi dari alat pengering adalah: laju pengeringan dengan rata-rata 1,93kg/jam, laju penguapan air spesifik (SMER) dengan rata-rata 0,08 kg/kWh, konsumsi energi spesifik (SEC) dengan rata-rata 21,07 kg/kWh, konsumsi energi thermal spesifik (STEC) dengan rata-rata 18,60 kg/kWh, konsumsi energi listrik (SEEC) dengan ratarata 2,47 kg/kWh, dan efisiensi alat pengering maksimum sebesar 19,68 %,efisiensi thermal tungku biomassa maksimum sebesar 94,57%.
Kata kunci: ikan, sinaran matahari, pengering rumah kaca, prestasi.
Tidak tersedia versi lain