Text
PEMETAAN PERUBAHAN PERMUKAAN TANAH KOTA BUKITTINGGI MENGGUNAKAN METODE DInSAR TAHUN 2019-2020
PEMETAAN PERUBAHAN PERMUKAAN TANAH KOTA BUKITTINGGI MENGGUNAKAN METODE DInSAR TAHUN
2019-2020
Fitra Hasanah
Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Institut Teknologi Padang
Jl. Gajah Mada, Kandis, Naggalo, Padang 25143, Sumatera Barat
Telp. (0751) 7055202 E-mail: fitra.hasanah24@gmail.com
ABSTRAK
Kondisi geologi dan adanya tektonik aktif yang berada di Sumatera mengakibatkan sering terjadinya Gempa bumi, hal ini juga termasuk berdampak terhadap kota Bukittinggi. Dalam rentang tahun 2019 – 2020 Sumatera Barat telah diguncang gempa sebanyak 9 kali dengan kekuatan > 5 mm yang mana juga mengakibatkan terjadinya perubahan permukaan tanah di Kota Bukittinggi. Sehingga perlu adanya upaya pemantauan perubahan permukaan tanah, percepatan maksimum permukaan tanah dan besar kerusakan yang diakibatkan oleh gempa, dan skala MM bisa di perhitungkan sehingga bisa menjadi salah satu langkah untuk mitigasi dan investigasi terhadap bencana alam yang tak terduga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan permukaan tanah baik secara uplift maupun subsidence, besaran perubahan permukaan tanah setelah terjadinya gempa dan mengetahui skala nilai intensitas gempa yang terjadi pada periode gempa yang lebih dari 5 MM 2019-2020 di Kota Bukittinggi. DinSAR adalah metode pencitraan radar ke samping yang memanfaatkan informasi fasa, amplitude, dan Panjang gelombang pada pengolahannya untuk mendapatkan topografi dan perubahan permukaan tanah. Data yang digunakan adalah citra sentinel-1A dengan periode perekaman dari tahun 2019 – 2020, dengan Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) 30 m sebagai referensi untuk topografi. Proses DInSAR ini diproses dengan menggunakan perangkat lunak sumber terbuka SNAP. Dari penelitian ini memperlihatkan gempa dari tahun 2019-
2020 yang paling besar terjadi kenaikan yaitu gempa pada tanggal 04/02/2019 di Kec. Guguak Panjang dengan rentang 1 – 45 mm, sedangkan kenaikan paling kecil terjadi pada gempa tanggal 14/11/2019 di Kec. Guguak Panjang sebesar 1 mm, gempa tanggal
18/11/2020 di Kec. Mandiangin Koto Selayan sebesar 1 mm. Penurunan yang paling besar terjadi pada gempa tanggal 08/10/2019 di Kec. Aur Birugo Tigobaleh sebesar -22 mm, sedangkan penurunan yang paling terkecil terjadi pada gempa tanggal 08/09/2020 di Kec. Guguak Panjang sebesar -5 mm, gempa tanggal 18/11/2020 di Kec. Guguak Panjang sebesar -5 mm. Skala nilai intensitas Modified Mercalli gempa yang terjadi pada periode 2019-2020 berdasarkan parameter Donovan yaitu 2, 3, dan 4, yang mana artinya pada angka 2 kekuatan gempa tersebut terasa oleh orang yang istirahat, terutama dilantai dua, benda-benda tergantung goyang, bergetar ringan (3) dan getaran truck lewat, jendela, pintu dan barang pecah belah beradu dan berbunyian (4).
Kata Kunci: DinSAR, Kota Bukittingi, Subsidence, Uplif, Sentinel-1A, SNAP
Tidak tersedia versi lain