Text
ANALISA PENGARUH PENEMPATAN DAN JUMLAH PEMASANGAN ELEKTRODA TERHADAP BACK FLASHOVER PADA MENARA SUTT 150 kV KOTO PANJANG - PAYAKUMBUH
Analisa Pengaruh Penempatan Dan Jumlah Pemasangan Elektroda Terhadap Back
Flashover Pada Menara SUTT 150 kV Koto Panjang – Payakumbuh
Rizki Oktrinanda Elyas
2017310027
Program Studi Teknik Elektro Sarjana
Abstrak
Tingginya Isokeraunik Level (IKL) pada SUTT 150 kV Koto Panjang – Payakumbuh mencapai 165 hari/tahun, Berdasarkan data dari history kerawanan petir tahun 2010 – 2019, terdapat 63 menara yang mengalami gangguan dan 13 menara yang mengalami gangguan lebih dari lima kali. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan investigasi tentang beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi Back Flashover terhadap sistem proteksi sambaran petir terutama terkait dengan pentanahan kaki menara. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh penempatan dan jumlah pemasangan elektroda terhadap Back Flashover, Analisis pengaruh BFO ini menggunakan perhitungan metode Anderson, metode Hileman dan disimulasikan menggunakan program ATP-EMTP. Pengaruh penempatan elektroda pada tower 16, saat jarak elektroda dirubah dari 10 m menjadi 12 m, tingkat back flashover dapat berkurang 84,61% dari tingkat back flashover yang sebelumnya 3,7 flashover/100 km- tahun menjadi 0,6 flashover/100 km-tahun. Pengaruh penambahan jumlah pemasangan elektroda pada tower16, penambahan elektroda dari 10 batang menjadi 100 batang, tingkat back flashover dapat direduksi 69,23% dari back flashover sebelumnya 3,7 flashover/100 km-tahun menjadi 1,2 flashover/100 km-tahun.
Kata kunci : IKL, Back Flashover, Metode Anderson, Metode Hileman, Jarak
Elektroda, Jumlah Elektroda.
vi
Tidak tersedia versi lain