Text
STUDI ANALISA NILAI TAHANAN PENTANAHAN KAKI TOWER SUTT 150 KV MENGGUNAKAN METODE MESH (APLIKASI PADA SUTT 150 KV MANINJAU - PARIAMAN T.65 & T.66)
ABSTRAK
Petir merupakan gejala alam yang biasa dianalogikan dengan sebuah kondensator
raksasa, saat lempeng pertama berupa awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng keduanya adalah Bumi (netral).Petir juga bisa menyambar apa saja yang ada di atas permukaan atau terhubung dengan Bumi. Untuk membuat petir tidak merusak apa yang disambarnya, maka di buatlah penangkal petir. Jika terjadi sambaran petir pada penangkal petir yang terdapat pada suatu bangunan maka arus petir mengalir melalui kawat pembumian penangkal petir yang disalurkan sampai ke tanah.Adanya arus yang mengalir ini mengakibatkan tegangan induksi pada kabel instalasi listrik yang sejajar dengan kawat pembumian penangkal petri tersebut. Dalam Skripsi ini akan dilihat pengaruh jarak antara kawat pembumian penangkal petir – kabel instalasi terhadaptegangan yang diinduksikan pada kabel instalasi listrik. Dari hasil analisis dilihat bahwa tegangan induksi pada kabel instalasi listrik sangat dipengaruhi oleh induktansi beban yang terpasang. metode perbaikan ini dapat mereduksi nilai tahanan pentanahan menjadi dibawah standar yaitu 10 ohm untuk tower 65 dari semula 21,4 ohm menjadi 1,22 ohm dan pentanahan tower 66 dari semula 11,44 menjadi 1,109 ohm.
Kata kunci :Sambaran Petir, Penangkal Petir, Pentanahan Metode Mesh
i
Tidak tersedia versi lain