Text
Analisa Pengaruh piring berpolutan terhadap arus bocor dalam kondisi isolator basah dan kering pada saluran transmisi 150 kV payakumbuh-koto panjang
Analisa Pengaruh Piring Berpolutan Terhadap Arus Bocor Dalam Kondisi Isolator Basah
Dan Kering Pada Saluran Transmisi 150kV Payakumbuh-Koto Panjang
Jefry Wahyudi
2016310027
Program Studi Teknik Elektro Sarjana
Abstrak
Pengaruh lingkungan dapat menyebabkan penurunan prestasi kerja isolator di bawah desain peringkatnya,Ini mungkin diikuti oleh kegagalan isolasi. Untuk membuat sistem transmisi menjadi lebih handal, maka dilakukan beberapa usaha untuk mengurangi arus bocor di isolator dalam keadaan berpolutan basah dan kering pada saluran transmisi. Pada saat terjadinya flashover akan menimbulkan 2 kemungkinan dikarenakan sambaran langsung dan tidak langsung ini terjadi di kawat tanah saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Penyebab utama terjadinya gangguan trip-out di saluran transmisi Payakumbuh-Koto Panjang adalah petir yakni 66 %, dari trip-out yang disebabkan oleh petir ini yang merusak sistem dari perlindungan isolator. Dalam menghitung tingkat endapan polutan pada isolator basah dan kering dapat diketahui dengan pengukuran tingkat endapan polutan pada isolator menggunakan Metode Equivalent Salt Deposit Density (ESDD). Dengan dilakukannya pengukuran menggunakan metode ESDD maka didapatkan pada salah satu tower 50 adalah
kering berpolutan 0.0144 mg / cm2 sedangkan untuk basah berpolutan didapatkan adalah
0.0224 mg / cm2. Dari hasil diatas ini didapatkan bahwa untuk tingkat pengotoran semakin kecil semakin kecil arus bocornya sedangkan tingkat pengotoran semakin besar maka semakin besar juga arus bocor yang didapatkan.
Kata Kunci : Petir, Isolator, Back-Flashover, Tahanan Pentanahan, Arus bocor, Metode
ESDD, Matlab.
Tidak tersedia versi lain