Text
ANALISA PENGARUH RESISTIVITAS TANAH TERHADAP BACKFLASHOVER PADA MENARA JALUR TRANSMISI 150 kV PAYAKUMBUH-KOTO PANJANG
Analisa Pengaruh Resistivitas Tanah Terhadap Back Flashover Pada Menara Jalur
Transmisi 150 kV Payakumbuh-Koto Panjang
Chitra Yuanisa
2017310003
Program Studi Teknik Elektro Sarjana
Abstrak
Saluran Transmisi 150 kV Payakumbuh - Koto Panjang terletak di daerah rawan petir dengan tingkat Isokeraunik Level (IKL) 173 hari/tahun. Untuk meminimalisir tegangan impuls akibat Back Flashover pada sistem jalur transmisi 150 kV Payakumbuh-Koto Panjang salah satu caranya dengan mengatur sistem pentanahan pada menara jalur transmisi tersebut. Sistem pentanahan Payakumbuh – Koto Panjang sebanyak 79% jalur transmisi terletak di daerah cadas yang artinya memiliki resistivitas jenis tanah tinggi dan berbanding lurus terhadap nilai tahanan tanahnya sehingga mengakibatkan Back Flashover di daerah tersebut masih tinggi. Jumlah Trip Out terbanyak yang terjadi pada daerah cadas yaitu 14x gangguan pada tower 16 karena tower ini memiliki nilai pentanahan melebihi standar PUIL (≤ 5Ω) yaitu 35Ω. Berdasarkan perhitungan resistivitas tanah, didapat nilai resistivitas tanah pada tower 16 sebesar 1899.48 Ω.m. Dengan perhitungan Anderson Method tower 16 memiliki nilai Back Flashover yaitu
51.46 per 100 km/tahun. Dengan menggunakan ATP-Draw didapat tegangan puncak tower 16 yaitu 3.22 MV. Dengan melakukan perubahan panjang elektroda dan jari-jari elektroda pada tower 16, maka resistansi turun menjadi 1.3Ω, Back Flashover turun menjadi 0.753 per 100 km/tahun. Tegangan puncak menjadi 0.846 MV.
Kata Kunci : Resistansi Tanah, Resistivitas Tanah, Back Flashover, ATP-Draw
Tidak tersedia versi lain