Text
PEMETAAN BATIMETRI METODE SATELLITE DERIVED BATHYMETRY (SDB) MODEL KANNO 2011 MENGGUNAKAN DATA LANDSAT 8 OLI
PEMETAAN BATIMETRI METODE SATELLITE DERIVED BATHYMETRY (SDB) MODEL KANNO 2011
MENGGUNAKAN DATA LANDSAT 8 OLI
(Studi Kasus: Perairan Carocok Painan, Sumatera Barat)
Yeri Kusmantoro
(20200510042)
Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik
Institut Teknologi Padang
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki pesona keindahan yang
beragam pada sektor wisata bahari atau perairan. Provinsi di Indonesia yang memiliki kondisi
alam dengan potensi besar di sektor pariwisata salah satunya adalah Sumatera Barat. Pantai Carocok Painan merupakan salah satu objek wisata bahari yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat yang ditetapkan sebagai salah satu kawasan pengembangan pariwisata dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Informasi estimasi kedalaman dasar laut (batimetri) sangat diperlukan pada kegiatan pemanfaatan ruang di suatu wilayah perairan. Hal ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran kondisi medan wilayah tersebut, guna menganalisis risiko dari kegiatan lepas pantai maupun untuk perencanaan pengembangan di suatu wilayah. Adanya teknologi penginderaan jarak jauh (remote sensing) yang semakin berkembang, yaitu dengan metode Satellite Derived Bathymetry (SDB) saat ini memungkinkan perairan dangkal dapat dilakukan pemetaan batimetri dengan lebih cepat, efektif serta dengan biaya lebih murah. Oleh karena itu, kebutuhan akan informasi kedalaman pada perairan dangkal untuk pemanfaatan sumber daya alam dan rencana pengembangannya lebih cepat, efektif serta dengan biaya lebih murah dapat dilaksanakan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui estimasi batimetri dan tingkat ketelitiannya terhadap nilai sample kedalaman yang diperoleh dari singlebeam echosounder. Dilakukan dengan metode SDB yang dikembangkan Kanno (2011) melalui proses ekstraksi kedalaman dari citra satelit Landsat 8 OLI untuk menghasilkan peta batimetri yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk keselamatan penggunaan dan keperluan pengelolaan kawasan wisata pantai Carocok Painan serta pengembangannya, yang membutuhkan data spasial kedalaman laut. Estimasi batimetri yang didapatkan di perairan Carocok Painan berkisar antara (-0,2) sampai dengan 20 m, pada jarak 500 m - 2 km dari garis pantai kearah Barat. Jarak terdekat kedalaman 20 meter dengan dari garis pantai berada di sisi bagian Selatan yaitu perairan Ujung Baturimau sejauh 500 m, melebar sampai dengan
2 km pada sisi bagian timur di teluk Painan dan kembali mendekat di sisi bagian utara yaitu
perairan Ujung Karang. Ketelitian yang didapatkan keseluruhan adalah 0,77 m, pada kedalaman < 0 m ketelitian 0,41 m, kedalaman 0 m - 2 m ketelitian 1,15 m, kedalaman 2.1 m - 5 m ketelitian 1,17 m, kedalaman 5,1 m - 10 meter ketelitian 1,13 m, kedalaman 10,1 m
- 20 m ketelitian 0,66 m, kedalaman > 20 m ketelitian 0,38 m.
Kata Kunci: Wisata Pantai, Sattelit Derived Bathymetry, Landsat 8
Tidak tersedia versi lain