Text
PEMETAAN KAWASAN RAWAN LONGSOR KECAMATAN MALALAK, KABUPATEN AGAM
Pemetaan Kawasan Rawan Longsor
(Studi Kasus : Kecamatan malalak, Kabupaten Agam)
Nada Novera
2017510021
Teknik Geodesi
ABSTRAK
Indonesia merupakan salah satu negara yang kondisi alamnya tergolong rawan bencana seperti gempa bumi, Stunami dan tanah longsor. Namun bencana yang hampir terjadi disetiap wilayah Indonesia terutama pada saat intersitas curah hujan tinggi adalah longsor, karena sekitar 45% wilayah daratan di Indonesia merupakan dataran pegunungan yang landai yang rawan terhadap longsor dan erosi. Kecamatan Malalak merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat, dengan
65,068 jiwa bertempat tinggal di daerah rawan longsor dari 519.000 penduduk Agam. Daerah Malalak memiliki potensi longsor karena karakteristik tanah berupa lereng, kondisi topografi di daratan tinggi, dan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar disebabkan oleh kurangnya informasi yang diperoleh masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana didaerah tersebut. Adanya penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi bagaimana potensi longsor berdasarkan parameter dan sebaran rawan longsor di Kecamatan Malalak. Penelitian ini menggunakan metode skoring, pembobotan, dan overlay dari parameter penggunaan lahan, kemiringan lahan, jenis tanah dan, curah hujan sebagai faktor penyebab terjadinya longsor dan menghasilkan informasi berupa peta kerawanan longsor di Kecamatan Malalak dengan tingkat kerawanan longsor berkategori tidak rawan seluas 1349,476 Ha, agak rawan seluas 3762,691 Ha, cukup rawan seluas
5493,396 Ha, rawan seluas 221,53 Ha, dan sangat rawan seluas 34,3 Ha.
Kata Kunci : Longsor, Kerawanan, Kecamatan Malalak, Pembobotan dan Skoring, Overlay
Tidak tersedia versi lain