Text
ANALISIS KAWASAN RAWAN BANJIR (STUDI KASUS : KOTA PADANG, SUMATERA BARAT)
Analisis Kawasan Rawan Banjir
(Studi Kasus : Kota Padang, Sumatera Barat)
ABSTRAK
Muhammad Aidil
2015510018
Teknik Geodesi
Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Kota Padang merupakan salah satu daerah yang sering terjadi banjir ketika musim penghujan, akibatnya menimbulkan kerugian bagi daerah yang mengalami banjir seperti hilangnya nyawa atau terluka, hilangnya harta benda, kerusakan permukiman, kerusakan wilayah perdagangan, kerusakan wilayah industri, kerusakan area pertanian, kerusakan sistem drainase dan irigasi dan lainnya. Penelitian ini menggunakan parameter kemiringan lahan, ketinggian lahan, curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, dan kerapatan aliran sebagai faktor penyebab terjadinya banjir dengan menggunakan metode skoring, pembobotan, dan overlay dari setiap parameter yang digunakan yang menghasilkan tingkat kerawanan banjir yaitu sangat rawan, rawan, agak rawan dan aman. Hasil dari penelitian ini berupa peta kerawanan banjir di Kota Padang dengan persebaran berkategori rawan tersebar pada sebagian besar Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Utara, Kecamatan Padang Timur, Kecamatan Padang Barat, Kecamatan Kuranji, dan sebagian kecil dari Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung dimana tingkat kerawanan banjir berkategori rawan seluas 16243,133 Ha, agak rawan 16323,379 Ha dan aman 36506,55 Ha. Faktor dominan diantara parameter yang menyebabkan kerawanan banjir di Kota Padang adalah jenis tanah.
Kata kunci : Banjir, Kerawanan, Kota Padang, skoring dan pembobotan.
iv
Tidak tersedia versi lain