Text
PENGARUH KOMPOSISI KAMPAS REM SEPEDA MOTOR TERHADAP MASSA JENIS KETAHANAN PANAS DAN KEKUATAN PERPATAHAN
ABSTRAK
Kampas rem merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju kendaraan. Bahan komposit adalah suatu bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti kampas rem asbestos. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh komposisi kampas rem sepeda motor terhadap kekerasan, ketahanan haus dan koefisien gesek. Material komposit kampas rem dibuat dengan campuran serbuk cangkang kelapa sawit (CKS), serbuk serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS), serbuk kaca, dan serbuk logam kuningan (CuZn) sebagai penguat dan resin epoxy sebagai pengikatnya yang nantinya akan di aplikasikan pada sepeda motor CBR150. Penelitian dan pengujian dilakukan dalam beberapa tahap, diantaranya pembuatan spesimen, pengujian bending, massa jenis, dan ketahanan panas, analisis data dan kesimpulan. Pada pengujian kekuatan bending terdapat kekuatan perpatahan tertinggi pada komposisi B (36% CKS, 7% Serbuk serat TKKS, 28% Serbuk kaca, 4% Logam kuningan(CuZn), 11% Epoxy, 14% Hardner) dan komposisi C (40% CKS, 7% Sebuk serat TKKS, 24% Serbuk kaca, 4% Logam kuningan (CuZn) 11% Epoxy,
14% Hardner) dengan rata-rata kekuatan bending yaitu 3,31 Mpa, dan kekuatan bendning terendah terdapat pada komposisi A (34% CKS, 7% Serbuk serat TKKS,
30% Serbuk kaca, 4% Logam kuningan, 11% Epoxy, 14% Hardner) dengan rata-rata kekuatan bending yaitu 2,49 Mpa, dan di dapatkan juga modulus elastisitas tertinggi pada komposisi C dengan nilai rata-rata 245,14 Mpa, dan modulus elastisitas terendah pada komposisi A dengan nilai rata-rata 141,32 Mpa. Adapun pada pengujian densitas ini di dapatkan nilai densitas tertinggi yaitu pada komposisi B (36% CKS, 7% Serbuk serat TKKS, 28% Serbuk kaca, 4% Logam kuningan(CuZn), 11% Epoxy, 14% Hardner) dengan nilai densitas 1,38 gr/cm3 dan nilai densitas terendah yaitu pada komposisi C (40% CKS, 7% Sebuk serat TKKS,
24% Serbuk kaca, 4% Logam kuningan (CuZn) 11% Epoxy, 14% Hardner) dengan nilai densitas 1,33 gr/cm3 . Pada pengujian ketahanan panas di dapatkan ketahanan panas paling tinggi yaitu pada komposisi C (40% CKS, 7% Sebuk serat TKKS, 24% Serbuk kaca, 4% Logam kuningan (CuZn) 11% Epoxy, 14% Hardner) dengan tempratur rata-rata 55,40°c, sedangkan ketahanan panas paling rendah di dapatkan pada komposisi A (34% CKS, 7% Serbuk serat TKKS, 30% Serbuk kaca 4% Logam kuningan (CuZn) 11% Epoxy, 14% Hardner), dengan tempratur rata-rata 34,37°c.
Kata kunci : pengujian bending, massa jenis, dan ketahanan panas.
vii
Tidak tersedia versi lain