Text
ANALISIS PRESTASI ALAT PENGERING TIPE ROTARY PADA TEMPERATUR 60°C DENGAN KAPASITAS PENGERING 80 KG
ABSTRAK
Perikanan merupakan salah satu sektor yang potensial sebagai sumber protein masyarakat Indonesia. Ikan banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia dikarenakan manfaatnya untuk kecerdasan dan kesehatan tubuh yang mengandung protein dalam kandungan ikan tersusun atas asam amino assensial yang di perlukan oleh tubuh sebagai sumber energi, membantu pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh dan mempelancar proses fisiologi dalam tubuh, dibanding dengan hewan lain Pada umumnya pengeringan ikan masih menggunakan metoda tradisional yaitu ikan dijemur secara langsung di bawah sinaran matahari. Metoda pengeringan ini mempunyai beberapa kelemahan yaitu kadar air tidak merata, mudah bercampur dengan debu sehingga kualitas ikan yang telah dikeringan rendah, bergantung pada cuaca dan waktu pengeringan lama. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu diciptakan sebuah alat pengering. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan menguji prestasi sebuah alat pengering ikan tipe efek rumah kaca jenis rotary. Parameter prestasi dari alat pengering efek rumah kaca dapat dilihat dari beberapa hasil pengujian sebagai berikut: laju pengeringan rata-rata 3,35 kg/jam, laju penguapan air spesifik (Specific Moisture Removal Rate/SMER) rata-rata 0,13 kg/kWh, konsumsi energi spesifik (Specific energy consumption/SEC) rata-rata 14,63 kWh/kg, konsumsi energi thermal spesifik (Specific thermal energy consumption/STEC) rata-rata 13,01 kWh/kg, konsumsi energi listrik spesifik (Spesific electrical energy consumption/SEEC) rata-rata 1,62 kWh/kg dan efisiensi thermal alat pengering maksimum 23,5 %. Proses pengujian pengeringan mengunakan bahan ikan nila segar dengan berat awal keseluruhan 80 kg (72% kadar air basis basah), selama proses pengeringan terjadi penurunan kadar air basis basah hingga berat akhir menjadi 28,13 kg (20,36 % basis basah) dengan waktu pengeringan
13 jam.
Kata kunci: ikan nila, rotary, energi, pengering, prestasi.
Tidak tersedia versi lain