Text
Analisa kinerja greenhouse rotary dryer pada temperatur 50°C
ABSTRAK
Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan hampir 70% adalah perairan. Perairan Indonesia yang begitu luas menjadikan sektor perikanan yang sangat bagus. Ikan banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia dikarenakan manfaatnya untuk kecerdasan dan kesehatan tubuh yang mengandung protein, dalam kandungan ikan tersusun atas asam amino assensial yang di perlukan oleh tubuh sebagai sumber energi, membantu pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh dan mempelancar proses fisiologi dalam tubuh, dibanding dengan hewan lain. Pada umumnya pengeringan ikan masih menggunakan metode tradisional yaitu ikan di jemur secara langsung dibawah sinar matahari. Metode pengeringan ini mempunyai faktor kelemahan yaitu kadar air tidak merata, mudah tercampur dengan debu, dan proses pengeringannya membutuhkan waktu yang lama. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu diciptakan sebuah alat pengering yang bertujuan untuk memudahkan proses pengeringan ikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah membuat dan menguji prestasi sebuah alat pengering ikan tipe efek rumah kaca jenis rotary. Parameter prestasi alat pengering efek rumah kaca adalah laju pengeringan, laju pengeringan dengan rata-rata (1,74 kg/jam), laju penguapan air spesifik SMER (0,08 kg/kWh), konsumsi energi spesifik SEC (24,96 kWh/kg), konsumsi energi listrik SEEC (3,95 kWh/kg), konsumsi energi thermal spesifik STEC (21,01 kWh/kg), dan efesiensi thermal alat pengering (5,12 %). Proese pengujian menggunakan bahan ikan nila dengan berat awal keseluruhan 40 kg (
72% kadar air basis basah), setelah dilakukan proses pengeringan selama 16 jam pengurangan kadar air basis basah (17,14%) dan berat akhir menjadi 13,52 kg.
Kata kunci : energi, kinerja , rotary, pengeringan, ikan nila
Tidak tersedia versi lain