Text
OPTIAMALISASI PENGGUNAAN BINDER PADA BRIKET BERBAHAN DASAR SERAT TKKS TERHADAP KUALITAS YANG DIHASILKAN
ABSTRAK
Abuzar, 2021. “Optimalisasi Penggunaan Binder Pada Briket Berbahan Dasar Serat Tkks Terhadap Kualitas Yang Dihasilkan”, Tugas akhir. Program studi teknik mesin, fakultas teknik, institut teknologi padang, Ir. Nofriady Handra,S.T.,M. Sc. IPM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan binder dengan variasi 2,
4, 6, dan 8% terhadap karakteristik briket serat tkks dengan melakukan 3 pengujian untuk mendapatkan hasil yang optimal yaitu pengujian daya rekat, pengujian nyala api dan pengujian nilai kalor. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat tandan kosong kelapa sawit. Bahan tersebut diperoleh dari limbah pabrik pengolahan kelapa sawit di daerah kecamatan lembah melintang, kabupaten pasaman barat. Pembuatan briket diawali dengan penghalusan serat dengan cara di cincang dan diayak menggunakan ayakan mesh 20. Setelah itu proses pencetakan menggunakan lem kanji sebagai perekat dengan variasi 2%, 4%, 6% dan 8% dari berat serat tkks. pencetakan dilakukan dengan cetakan berdiameter 25 mm dan tinggi 90 mm. Proses pencetakan dilakukan dengan cara menekan hingga ukuran briket nya menjadi 50 mm. Setelah itu briket dijemur dibawah sinar matahari . hasil yang didapatkan pada 3 pengujian tersebut adalah. Pengujian daya rekat terbaik ada pada briket dengan kapasitas binder 4%, pengujian nyala api pada masing- masing briket dengan variasi 2%, 4%, 6% dan 8% memiliki
temperatur diatas 400⁰C, mulai rentang dari 400°C hingga 450°C. Rata- rata temperatur bara dari masing- masing briket adalah diatas 100⁰C, mulai rentang dari 100°C hingga 115°C dan untuk
pengujian nilai kalor masing- masing briket memiliki nilai kalor yang berbeda-beda. Untuk jenis
briket dengan kapasitas binder 2% memiliki nilai kalor sebesar 3682,59 kkal/gram sedangkan pada briket dengan kapasitas binder 8% memiliki nilai kalor sebesar 3326,58 kkal/gram. penelitian ini, mengacu pada tabel kelas nilai kalor briket., Masing- masing dari briket ini masuk kedalam kategori nilai kalor kelas E dan F. Kelas E untuk briket berkapasitas binder 2%, 4% dan
6% serta kelas F untuk briket berkapas binder 8%
Kata kunci : briket,binder, serat tandan kosong kelapa sawit, temperatur
Tidak tersedia versi lain