Text
Study Prencanaan Jaringan Irigasi Tetes Untuk Tanaman Cabai di Tanah Kering
Study Perencanaan Jaringan Irigasi Tetes Untuk Tanaman Cabai di Tanah
Kering
1)Reki Renaldi 2)I. Drs. Maizir. M.T Jurusan Teknik sipil
Institut Teknologi Padang
E-mail: 1)Reki.Renaldi97@mail.com
ABSTRAK
Menurut Badan Pusat Statistik tahun 2014, Indonesia memiliki luas areal lahan pertanian sekitar 47,58 juta dengan kondisi sebagian besar merupakan lahan dengan tingkat produktifitas yang rendah. Salah satu lahan kering itu berada di desa Kabun Jl.Tunggang,Kecamatan Pasar Ambacang Kota Padang,Provinsi Sumatera Barat. Maka dari itu diperlukan teknologi terbaru irigasi untuk mengatsi masalah tersebut. Jaringan irigasi Tetes merupakan salah satu yang cocok untuk mengatasi hal tersebut. Tujuan studi ini untuk mempermudah petani dalam budidaya tanaman cabai, khusunya pada luas lahan pertanian yang kecil dan terpisah-pisah (0,10-0,30 ha). Dalam perencanaan sistem irigasi tetes ini, tanaman yang di tinjau adalah tanaman cabai. Kebutuhan air tanaman cabai adalah , kebutuhan air tanaman cabai adalah sebesar 49,18 mm/hari pada awal penanaman, 100,08 mm/hari pada masa vegetatif, 151,95 mm/hari pada masa pembungaan, 138,14 mm/hari pada masa pembuahan, 105,53 mm/hari pada masa pemasakan, dengan lama pemberian air irigasi adalah 2.46 jam.Dalam analisis perencanaan irigasi tetes ini pipa yang di pakai yaitu pipa pvc dan dimensi pipa yang dipilih untuk pipa utama yaitu 2 inchi (0,050 m), pipa pembagi (manifold) yaitu 1 inchi (0,025 m) dan pipa lateral yaitu ¾ inchi ( 0,020 m).Besar tinggi tekanan total adalah
58,5m dengan besar tenaga yang diperlukan (BHP) sebesar 500 W, sehingga besaran tenaga pompa yang diperlukan lebih besar dari 500 W.
v
Tidak tersedia versi lain