Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Perbandingan Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Berdasarkan Pembacaan Alat Hydraulic Static Pile Drive (HSPD) 320 T dan N-SPT
Penanda Bagikan

Text

Analisis Perbandingan Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Berdasarkan Pembacaan Alat Hydraulic Static Pile Drive (HSPD) 320 T dan N-SPT

Fedli Rasda - Nama Orang;

Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis pondasi dalam yang berfungsi menerima dan menyalurkan beban dari struktur atas ke tanah pada kedalaman tertentu, biasanya karena lapisan tanah keras terletak sangat dalam. Perencanaan pondasi tiang dilaksanakan dengan cara statis dan cara dinamis. Secara statis yaitu menggunakan teori mekanika tanah, sedangkan secara dinamis langsung dilaksanakan di lapangan.
Untuk membandingkan hasil yang diperoleh dari kedua metode, diadakanlah suatu analisa baik secara analisa statis maupun secara dinamis. Cara statis menggunakan metode Meyerhoff, Poulos dan Davis, dan US Army, sedangkan metode dinamis langsung menggunakan hasil pemancangan tiang pada abutment I dan abutment II pada jembatan Tabing. Tiang pancang yang digunakan adalah tiang beton pracetak panjang 40 m dengan diameter 60 cm.
Hasil analisis diperoleh kapasitas daya dukung ijin pondasi tiang pancang pada abutment I menggunakan metode Meyerhoff sebesar 269,29 ton, US Army sebesar 243,22 ton dan Poulos dan Davis sebesar 196,66 ton. Sedangkan pada abutment II metode Meyerhoff sebesar 266,17 ton, US Army sebesar 176,85 ton dan Poulos dan Davis sebesar 220,49 ton, dan untuk beban yang dipikul untuk satu tiang sebesar 65,37 ton. Penurunan kelompok tiang jembatan Tabing pada abutment I sebesar 46,30 mm dan abutment II sebesar 54,98 mm. Dari 3 buah metode yang digunakan pada perencanaan jembatan Tabing ini dapat digunakan metode Poulos dan Davis pada abutment I dan metode US Army pada abutment II, karena pada saat pengujian SPT berjarak jauh dengan titik uji sehingga terjadi perbedaan hasil.


Kata kunci: Kapasitas daya dukung, tiang pancang, alat HSPD 320 T, penurunan


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP (karya ilmiah 1) 2121-087
2121-087
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
laporan ta teknik sipil sarjana
No. Panggil
2121-087
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2017210139
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2021
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
FEDLI RASDA
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FEDLI RASDA
    abstrak
  • FEDLI RASDA
    ta full
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?