Text
PENGARUH VARIASI CAMPURAN SANDY SOIL DAN TANAH LIAT PADA BATU BATA MUTU RENDAH
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara dan proses pembuatan batu bata pada home industry yang terletak di daerah Gunung Sarik Kota Padang. Batu bata nantinya akan diteliti sifat fisis dan sifat mekanisnya. Sifat fisis yang diteliti yaitu penyusutan, warna, ukuran/dimensi, dan tekstur, sedangkan sifat mekanis yang diteliti yaitu kuat tekan. Penelitian ini menggunakan sampel batu bata berbentuk kubus dengan ukuran panjang 5 x 5 x 5 cm dengan jumlah sampel seluruhnya sebanyak 180 buah. Variasi campuran bahan antara pasir dan tanah liat adalah 10%:90%, 20%:80%, 30%:70%,
40%:60%, 50%:50%, dan 60%:40%. Proses pembuatan batu bata dilakukan di pabrik dengan mengikuti tata cara pembuatan batu bata di pabrik tersebut. Pembuatan batu bata dilakukan dengan mencampur pasir, tanah liat dan air sesuai dengan variasi campuran yang ditentukan. Pada proses pembakaran batu bata di posisikan dekat dan jauh dari api untuk melihat bagaimana pengaruh terhadap batu bata tersebut. Pengeringan batu bata selama 7 hari jika musim panas dan 15 hari jika musim hujan, serta pembakaran batu bata dilakukan selama 3 hari 2 malam. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai kuat tekan rerata yang tertinggi yaitu 2,73 MPa dengan variasi (60:40), kemudian 2,42 MPa dengan variasi (50:50), 2,35 MPa dengan variasi (40:60), 2.25 MPa dengan variasi (10:90), 2.20 MPa dengan variasi (20:80), dan 2.17 MPa dengan variasi (30:70). Pengujian kuat tekan menggunakan mesin uji Universal Testing Machine.
Kata kunci : Batu bata, Kuat Tekan, Variasi.
Tidak tersedia versi lain