Text
ANALISA PENGARUH VOLUME KENDARAAN TERHADAP TINGKATAN KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT)(STUDI KASUS : JALAN BALAI BARU KOTA PADANG)
Volume lalu–lintas merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kerusakan jalan. Perkerasan lentur umumnya dipakai pada jalan yang memiliki lalu lintas cukup padat. Dengan jumlah kendaraan yang semakin bertambah dimungkinkan jalan akan mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif pendek.
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume jenis kendaraan dengan tingkat kerusakan jalan dan hubungan volume jenis kendaraan dengan tingkat kerusakan jalan pada perkerasan lentur. Sehingga dapat diprediksikan lebih awal nilai kerusakan jalan yang akan terjadi. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis volume kendaraan dan tingkat kerusakan jalan dengan metode penilaan kondisi kerusakan jalan bina marga , metode Analisa Komponen PU Bina Marga Tahun 1987 dan metode analisa regresi.
Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh besar volume kendaraan pada ruas Jalan raya balai baru pengamatan selama 3 hari secara berturut–turut adalah 9960 kend/hari,10430/kendaraan
dan 10117 kend/hari dan persentase kerusakan jalan sebesar 15,57% dengan perhitungan tebal perkerasan lapisan tambahan (Overlay) dengan umur rencana 5 tahun sebesar 10,5 cm dan
untuk umur rencana 10 tahun sebesar 12 cm.Terdapat hubungan antara volume jenis kendaraan dengan nilai kerusakan jalan. Dengan hasil persamaan antara kendaraan ringan (X1), kendaraan berat (X2),kendaraan bemotor roda 2 dan 3 (X3), dan nilai kerusakan jalan (Y) yaitu Y = 8,796
+0,087 + 0,005 + 0,20 , Dari persamaan tersebut dapat diuraikan bahwa Koefisien regresi X1 (a) = 0,087, artinya kendaraan ringan 100 kend/3hari akan menambah tingkat kerusakan jalan sebesar 0,87 Koefisien regresi X2 (b) = -0,264, artinya kendaraan berat sebesar
100 kend/3hari akan menambah tingkat kerusakan jalan sebesar -2,64 Koefisien regresi X2 (b)
=0,005 artinya kendaraan berat sebesar 100 kend/3hari akan menambah tingkat kerusakan jalan sebesar 0,05 . Koefisien regresi X3 (c) =0,20, artinya kendaraan bermotor roda 2 dan 3 sebesar
100 kend/3hari akan menambah tingkat kerusakan jalan sebesar 0,2. kontanta (c) = Apabila
tidak ada kendaraan yang melewati suatu ruas jalan, jalan akan mengalami kerusakan jalan sebesar 8,796.
Kata Kunci : volume kendaraan ,Kerusakan Jalan, Perkerasan Lentur (Flexible Pavement)
Tidak tersedia versi lain